Presiden Terpilih Harus Bisa Menangkal Hoaks

Presiden Terpilih Harus Bisa Menangkal Hoaks

Informasi global didapat dari sosial media yang berkembang.

Tugas Utama Presiden Baru, Menangkal Hoaks

Konten.co.id – Presiden dan Wakil Presiden terpilih masih memiliki tantangan untuk memerangi hoaks dan ujaran kebencian.

“Presiden dan Wakil Presiden terpilih masih memiliki tantangan yang berat untuk mengelola arus informasi yang kian kompleks,” kata akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Edi Santoso, Sabtu (29/6/2019).

Edi mengatakan jejaring global melalui internet telah memunculkan budaya baru yaitu cyberculture dengan keterhubungan tanpa sekat yang memunculkan masalah baru dengan salah satunya adalah hoaks dan ujaran kebencian.

Hal ini karena informasi yang melimpah tersebut tidak dibarengi dengan penguatan literasi media.

“Pada akhirnya yang dikhawatirkan adalah ada orang jahat yang membuat hoaks dan ada orang baik yang ikut menyebarkan hoaks. Ada kesenjangan teknologi, antara adopsi teknologi secara fisik dan kesiapan mental. Maka budaya literasi perlu ditingkatkan di tengah budaya digital tersebut,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah punya tantangan baru dalam menangkal dan memerangi hoaks.

“Dalam konteks struktural, pemerintah dapat membuat atau menegakkan regulasi, dan dalam konteks kultural, membangun dan mendorong literasi,” imbuhnya.

Kendati demikian, dia mengakui, aspek penegakan regulasi, akan berhadapan dengan kebebasan berpendapat.

“Sementara itu mendorong literasi harus mengikuti logika perubahan kultural, yakni akan memakan waktu yang lama dan harus melibatkan berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.

Namun, Presiden dan Wakil Presiden terpilih akan memiliki kebijakan yang baik dan efektif serta dapat mengakomodasi harapan-harapan berbagai pihak dalam memerangi berbagai disinformasi dan juga ujaran kebencian. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *