PN Bulukumba Diserang

PN Bulukumba Diserang

Pembunuhan Syahrul karena balas dendam.

PN Bulukumba Diserang Keluarga Korban Pembunuhan

Konten.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba hancur diserang sekelompok massa, Bulukumba, Selasa (11/6/2019). Penyerangan dilakukan oleh sekelompok massa yang diduga merupakan keluarga dari korban pembunuhan Syahrul, di Dusun Ponci, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Bulukumba beberapa waktu lalu.

Aksi tersebut dipicu oleh emosi beberapa keluarga yang berupaya melakukan pemukulan kepada empat tersangka, yang membunuh Syahrul. Kejadian bermula pada pukul 13.50 Wita saat terdakwa diantar menuju mobil tahanan. Keluarga korban yang berjumlah 50 orang sudah menunggu di luar. Mereka berusaha melakukan penganiayaan terhadap terdakwa.

Saat itu, aksi mereka dapat dihalau oleh petugas pengamanan. Tidak terima dihalau, keluarga korban lantas melampiaskan kemarahannya dengan merusak fasilitas kantor PN Bulukumba. Kaca jendela, pintu hingga pos penjagaan kantor yang berada di jalan Kenari, Kota Bulukumba itu pun rusak.

Dari keterangan beberapa saksi dilapangan, beberapa masyarakat membawa sejumlah senjata tajam, seperti badik dan Taji. Saat ini, petugas keamanan dari pihak kepolisian dan TNI, masih berjaga dilokasi kejadian.

Kasi Pidana Umum, Kejaksaan Bulukumba, I Made Pasek dilansir dari Pedulirakyat.com mengaku, jika sidang kali ini merupakan yang ketiga kalinya. Dengan agenda sidang pemeriksaan saksi. ”Kita tidak sangka bisa seperti ini, yang pasti kita rencananya akan lakukan sidang kembali pada hari Selasa, 18 Juni dengan agenda yang sama yakni pemeriksaan saksi,” kata I Made Pasek.

Pihak Pengadilan Negeri Bulukumba juga belum memberi keterangan atas kejadian ini. Diketahui, pada Jumat (1/3/2019) lalu, Syahrul menjadi korban pembunuhan oleh empat orang tersangka yaitu, Alif (21), Ridwan (17), Yuda (19), dan Dedi (28). Keempatnya melakukan pembunuhan berencana di gerbang Kota Bulukumba.

Unit Reskrim Polres Bulukumba, telah menggelar rekonstruksi di Aula Mapolres Bulukumba, Kamis (28/3/2019). Saat itu berlangsung hingga malam. Pelaku memeragakan 25 adegan. Dalam proses rekonstruksi, terungkap pembunuhan ini bermotif balas dendam. Karena adanya dugaan pemukulan korban terhadap kerabat Alif bernama Jabal Nur. (*)

Penulis : Ade Indra

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *