Penutupan Sementara Pulau Komodo Diprotes Warga

Penutupan Sementara Pulau Komodo Diprotes Warga

Banyak warga yang menggantungkan hidupmya di Taman Komodo kebijakan Pemprov NTT melakukan penutupan sementara ditentang.

Lakukan Pembenahan, Penutupan Sementara Pulau Komodo Diprotes Warga

Konten.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Victor Laiskodat bersikeras untuk tetap menutup pulau Komodo, salah satu pulau di kawasan taman nasional Komodo pada 2020 mendatang. Gubernur beranggapan penutupan penting untuk mengoptimalkan konservasi.

Viktor pun mengklaim presiden Joko Widodo mendukung rencananya tersebut. Sementara warga sekitar menolak kebijakan pemerintah Provinsi. “Kami akan lakukan pembenahan di tahun 2020 khusus hanya untuk pulau Komodo, kalau pulau lain silakan dikunjungi. Pulau Komodo kita lakukan pembenahan, kita rapikan hutan dengan baik, makanan Komodo kita siapkan dengan baik,” ujar Viktor, Jumat (14/6/2019).

Menurut Viktor, rencana penutupan sementara pulau Komodo tidak akan merugikan masyarakat. Trekait adanya penolakan tersebut, Viktor memaklumi hal tersebut. Hal ini lantaran masyarakat belum mengetahui niat pemerintah Provinsi.

Saat ini, penduduk pulau Komodo mencapai 1364 jiwa dari 464 Kepala Keluarga (KK). Dengan 80 persen penduduknya merubah profesi dari nelayan menjadi pelaku pariwisata. Sementara sisanya menjadi pedagang souvenir, kuliner dan lainnya.

Warga mengaku penghasilan dari pelaku pariwisata lebih menjanjikan ketimbang menjadi nelayan. Seperti Laksmi (34) salah satu pedagang souvenir. Ia mengaku dalam sehari bisa menjual hingga 50 souvenir dan meraih untung hingga ratusan ribu per hari.

“Saya bisa jual banyak kaos dan lain-lain. Kalau nanti ditutup sementara kita jadi susah lagi,” ucapnya.

Warga pun meminta pemerintah mengkaji kebijakan penutupan pulau Komodo untuk perbaikan sarana dan prasaranannya. Hal ini karena minimnya sosialisasi. “Kalau nanti tutup gimana kami? Bagaimana nasib kami? Apalagi kami juga menggantungkan nasib dari Komodo yang ada dikampung sana,” kata Salam salah satu warga pulau Komodo.

“Kalau taman Komodo nanti ditutup sementara, disini juga ditutup sementara, gimana mata pencaharian kami disini? Mata pencaharian kami di souvenir dan kuliner,” tambahnya. (*)

Penulis : Hastama

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *