fbpx

Penumpang Rebut Kendali Bus, Jadi Penyebab Kecelakaan Maut Cipali

Penumpang Rebut Kendali Bus, Jadi Penyebab Kecelakaan Maut Cipali

Amsor memaksa supir bus untuk berhenti dengan cara mengambil alih kemudi supir bus Safari Dharma Raya

Fakta Baru! Kendali Bus Direbut Penumpang, Jadi Penyebab Kecelakaan Maut Cipali

Konten.co.id – Fakta baru ditemukan pada kecelakaan beruntun yang terjadi di tol Cikampek-Palimanan (Cipali) terjadi, Senin (17/6/2019) dini hari.

Awalnya disinyalir karena supir bus Safari Dharma Raya mengantuk. Namun ternyata kecelakaan mau tersebut terjadi karena ada seorang penumpang yang mencoba merebut kendali sopir bus.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Senin (17/6/2019). Dikatakannya informasi tersebut diperoleh dari keterangan saksi kecelakaan tol Cipali yang bernama Amsor. Saksi tersebut juga merupakan orang yang berusaha merebut kendali dari sopir bus Safari Dharma Raya tersebut.

“Di tengah perjalanan, saudara Amsor memaksa supir untuk berhenti dengan cara mengambil alih secara paksa kemudi tersebut,” kata Trunoyudo.

Akibatnya, sempat terjadi perdebatan antara Amsor dengan sopir bus. Setelahnya, sopir bus kehilangan kendali ke arah kanan dan akhirnya terjadi kecelakaan.

“Kendaraan bus hilang kendali ke kanan selanjutnya menyeberang dan terjadi kecelakaan,” ujar Trunoyudo.

Sementara itu, keterangan dari saksi lain bernama Winda juga menyebutkan ada seorang penumpang yang diduga mencoba mengambil ponsel atau kendali supir. Perebutan itu memantik perdebatan kemudian kendaraan hilang kendali ke arah kanan.

Bus tersebut, kata Winda, kemudian menyeberang ke jalur lainnya dan menabrak mobil dari arah berlawanan. “Selanjutnya bus tersebut menabrak kendaraan Innova, dan di belakangnya ada mobil truk. Mobil truk menghindar sehingga terguling masuk ke median jalan, bus melaju ke jalur lambat B menabrak kendaraan expander dan menindih kendaraan tersebut,” tutur Trunoyudo.

Akibat peristiwa kecelakaan tol Cipali tersebut, tercatat 12 orang meninggal dunia dan 43 orang mengalami luka. Sementara, enam orang lainnya tercatat selamat dari kecelakaan tersebut.

Trunoyudo mengatakan salah satu korban meninggal dunia tersebut adalah sopir bus Safari Dharma Raya berinisial RM. “Ya (sopir bus meninggal dunia),” katanya.

Sebelumnya diberitakan kecelakaan beruntun terjadi diduga akibat sopir bus yang mengantuk dan kehilangan kendali. Kecelakaan beruntun di Cipali tersebut terjadi di kilometer 151 pukul 01.00 WIB dini hari tadi. Adapun Safari Dharma Raya datang dari arah Jakarta menuju Cirebon.

Korban luka dan tewas dari kecelakaan tol Cipali tersebut kemudian dilarikan ke dua rumah sakit yakni RS Cideres, Majalengka, dan RS Mitra Plumbon, Cirebon. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video