Menteri Susi : Tolak Sampah Impor !

Menteri Susi : Tolak Sampah Impor !

Saat ini Indonesia telah mengembalikan lima kontainer limbah ke Amerika Serikat

Tolak Impor Sampah, Menteri Susi : Indonesia bukan Tempat Pembuangan Sampah !

Konten.co.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melalui cuitannya lewat akun resminya memuji langkah Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan yang menahan selundupan sampah plastik impor ke Tanah Air.

Susi pun meminta agar sampah tersebut bisa diekspor balik ke negara asalnya. Pasalnya, Indonesia sudah cukup banyak memproduksi sampah dan belum tertangani dengan baik.

“Apresiasi Bea cukai yang telah menahan masuknya sampah impor,” cuit Susi, Jumat (14/6/2019)

Susi Pudjiastuti lantas melampirkan sebuah berita video dari salah satu media di Indonesia mengenai penyelundupan sampah plastik ke Indonesia. Dalam berita itu, Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya mengamankan empat kontainer asal Kanada berisi sampah plastik. Sampah plastik itu tercampur dengan impor bahan baku kertas bekas.

Hal tersebut pun direspon netizen. Salah satunya dari akun @BangBong_Oh. Ia mendukung pernyataan Susi tersebut. “Sampah negeri kita sendiri juga belum ter export dengan baik ya bu Susi,” ucapnya.

Selain itu akun @FahrurRozi mengatakan hal yang sama. “Disini kami merugi Bu @susipudjiastuti karena impor sampah dan kertas bekas. Kardus bekas kami tak laku lagi,” seperti dicuitkan Fahrur melalui akun @OnjiToko.

Sebelumnya, Indonesia telah mengembalikan lima kontainer limbah ke Amerika Serikat dan menolak menjadi tempat pembuangan. Indonesia menjadi negara Asia Tenggara terbaru yang mengembalikan limbah impor.

Wadah tersebut seharusnya hanya berisi potongan kertas, menurut dokumen bea cukai. Namun sebaliknya, kontainer itu memuat sampah lain, termasuk botol, sampah plastik, dan popok, kata pejabat senior kementerian lingkungan Sayid Muhadhar. “Ini tidak tepat dan kami tidak ingin menjadi tempat pembuangan,” kata Muhadhar dilansir AFP, Sabtu (15/6/2019)

Lima kontainer milik perusahaan Kanada itu dikirim dari Seattle di Amerika Serikat ke kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya, pada akhir Maret. Tidak jelas dari mana sampah itu berasal.

Indonesia saat ini sedang memeriksa beberapa peti kemas lainnya di pelabuhan Jakarta dan kota Batam di pulau Sumatera. Indonesia adalah negara terbaru yang mengembalikan sampah impor setelah negara tetangga Malaysia bersumpah untuk mengirim kembali ratusan ton sampah plastik bulan lalu.

Filipina telah memerintahkan berton-ton sampah yang dibuang di negara itu untuk dikirim kembali ke Kanada, dan memicu pertikaian diplomatik antara kedua negara. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *