fbpx

Harga Batu Bara Acuan Juni 81,48 Dolar per Ton

Harga Batu Bara Acuan Juni 81,48 Dolar per Ton

HBA menurun 0,38 dolar AS pada bulan Mei.

Menurun, Harga Batu Bara Acuan Juni 81,48 Dolar per Ton

Konten.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada tanggal 1 Juni 2019 telah menetapkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 92 K K/30/MEM/2019 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batu bara Acuan untuk Bulan Juni Tahun 2019. HBA Juni 2019 ditetapkan sebesar 81,48 dolar AS per ton.

“Harga batu bara acuan telah ditetapkan sebesar 81,48 dolar AS per ton. Harga ini mengalami penurunan tipis, yakni 0,38 dolar AS dari HBA Mei 2018 sebesar 81,68 dolar AS per ton,” ucap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, Jumat (14/6/2019)

HBA adalah harga yang diperoleh dari rata-rata Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platss 5900 pada sebelumnya. Kualitasnya disetarakan pada kalori 6322 kcal per kg GAR, Total Moisture 8 persen, Total Sulphur 0,8 persen dan Ash 15 persen.

Sementara HMA komoditas nikel ditetapkan 12.100,00 dolar AS per dry metric ton (dmt), turun dari 13.000,91 dolar AS per dmt dari HMA Mei 2019.

Untuk komoditas kobalt ditetapkan 34.750,00 dolar AS per dmt, naik dari 32.320,45 dolar AS per dmt dari HMA Mei 2019. Harga timbal turun dari 1.977,25 dolar AS per dmt pada HMA Mei 2019 menjadi 1.863,53 dolar AS per dmt.

Harga seng turun dari 2.940,43 dolar AS per dmt pada HMA Mei 2019 menjadi 2.818,39 dolar AS per dmt, sedangkan HMA aluminium naik dari 1.865,59 dolar AS per dmt menjadi 1.801,86 dolar AS per dmt. Untuk tembaga, HMA Juni 2019 ditetapkan 6.218,67 dolar AS per dmt, naik dari 6.422,16 dolar AS per dmt pada HMA Mei 2019.

HMA adalah salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam. HMA ini menjadi salah satu variabel untuk menentukan HPM. Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai/kadar mineral logam, konstanta, corrective factor, treatment cost, refining charges, dan payable metal.

Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia, antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). (*)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video