fbpx

Drone Buatan China Dilarang Operasi di Amerika

Drone Buatan China Dilarang Operasi di Amerika

Drone buatan DJI mengambil data sensitif milik Amerika Serikat

Bahaya, Drone Buatan China Dilarang Operasi di Amerika

Konten.co.id – Pemerintah Amerika Serikat memperingatkan drone agar polisi dan dinas pemadam kebakaran Amerika tidak menggunakan drone buatan perusahaan raksasa pembuat drone China DJI.

Lantaran drone tersebut bisa mencuri data-data yang sensitif. Diketahui dinas pemadam kebakaran di kota Fremont, California, telah menggunakan drone buatan DJI lebih dari 200 kali dalam masa dua tahun terakhir.

Penyelamatan seorang anak yang tuli di Fremont belum lama ini kemungkinan besar disebabkan kamera sinar infra merah yang bisa melihat anak itu di sebuah jurang pada malam hari. Kamera yang terpasang pada drone buatan DJI itu memberikan informasi penting kepada polisi.

Kepala dinas pemadam kebakaran Fremont, kota California Jeff Kleven, mengatakan drone itu telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari. “Kami menggunakannya untuk semua hal, mulai dari pemantauan kebakaran, pemeriksaan bahan-bahan berbahaya sampai pada operasi penyelamatan,” katanya, dilansir VOA, Rabu (12/6/2019).

Kepala dinas pemadam kebakaran Fremont, kota California Jeff Kleven, mengatakan drone itu telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari. “Kami menggunakannya untuk semua hal, mulai dari pemantauan kebakaran, pemeriksaan bahan-bahan berbahaya sampai pada operasi penyelamatan,” katanya, dilansir VOA, Rabu (12/6/2019).

Tapi kini membeli drone buatan China bisa dianggap berbahaya. Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat memberi peringatan bahwa data yang diperoleh drone buatan China itu bisa dikirim kembali ke China.

Tuduhan ini dibantah oleh perusahaan DJI. Tapi bagi dinas pemadam kebakaran Freemont, peringatan ini bisa dianggap sebagai nasihat supaya melakukan praktik aman dalam penyimpanan dan pengiriman informasi.

“Kira-kira 1.000 dinas keamanan publik di Amerika menggunakan drone,” kata Romeo Durscher pejabat DJI.

Perusahaan itu bekerja sama dengan polisi dan pemadam kebakaran untuk melatih dan menyiapkan mereka dalam penggunaan drone untuk memadamkan kebakaran hutan di California.

Karena pemerintah Amerika telah mengajukan keprihatinan tentang drone China itu, DJI juga meningkatkan pengawasan data dan keamanan bagi para pelanggannya.

Durscher mengatakan pihaknya telah memasang banyak perangkat lunak supaya para pengguna bisa sepenuhnya mengontrol data yang diperoleh. Tampaknya, teknologi yang digunakan sehari-hari untuk menyelamatkan nyawa kini menjadi bahan kecurigaan antara dua negara adidaya yang bersaing dalam bidang teknologi itu

 

“Bisnis kami bukan untuk mengontrol data. Kami memberikan peralatan kepada pelanggan untuk menentukan bagaimana data itu diproses dan disimpan atau dikirim ke tempat lain,” tukasnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video