fbpx

Serukan People Power, Eggi Sudjana Jadi Tersangka

Serukan People Power, Eggi Sudjana Jadi Tersangka

Seruan people power Eggi Sudjana berujung ditetapkan dirinya sebagai tersangka. Bahkan Eggi dijerat dengan pasal berlapis.

Dikenakan Pasal Berlapis Eggi Sudjana Ditetapkan Jadi Tersangka

Konten.co.id – Eggi Sudjana resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ajakan people power yang ia ucapkan. Eggi dijerat pasal berlapis tentang tindak pidana kejahatan keamanan negara (makar).

“Eggi dijerat Pasal 107 KUHP/Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP/Pasal 14 Ayat 1 dan 2/ Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946” kata Kabud Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Kamis (9/5/2019).

Argo mengatakan, penetapan tersangka Eggi berdasarkan hasil gelar perkara pada 7 Mei 2019. “Penetapan tersangka berdasarkan hasil gelar perkara dengan kecukupan alat bukti berupa enam keterangan saksi, empat keterangan ahli, barang bukti dokumen yang disita, petunjuk, dan kesesuaian alat bukti,” ujarnya dilansir dari kompas.com.

Eggi mengaku telah mendapatkan surat dari polisi untuk diperiksa sebagai tersangka pada Senin, 13 Mei 2019.

“Semalam saya baru pulang dari Bandung. Mampir ke rumah ada surat semalam dari polisi saya jadi tersangka,” ujar Eggi dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (9/5/2019).

Surat tersebut, kata Eggi, adalah panggilan pemeriksaan dari penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bernomor S.Pgl/3782/III/2019/Ditreskrimum. Eggi menyatakan dirinya diminta datang untuk diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik pada 13 Mei 2019 pukul 10.00 WIB.

“Kasusnya dalam perkara tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar,” ujar Eggi.

Eggi pun mengaku keberatan atas penetapan dirinya sebagai tersangka tersebut. Ia menuding polisi telah melakukan pengembangan sendiri atas laporan polisi terhadap dirinya yang dilayangkan pelapor yakni Suriyanto.

“Diduga polisi mengembangkan sendiri, dan atau mengarahkan pelapor Suriyanto untuk menambahkannya pasal yang merujuk pada perbuatan makar untuk mengulingkan pemerintahan yang sah,” ujar Egi.

Eggi mempertanyakan penetapan dirinya sebagai tersangka padahal belum ada pemeriksaan termasuk dari saksi-saksi pihaknya.

Dalam foto surat yang ditunjukkan Eggi kepada CNNIndonesia.com ditulis penetapan status tersangka terhadap tokoh PA 212 itu dilakukan berdasarkan gelar perkara pada 7 Mei 2019.

Di sana ditulis gelar perkara dilaksanakan dengan kecukupan alat bukti yakni enam keterangan saksi, empat keterangan ahli, barang bukti berupa dokumen yang disita, petunjuk, dan kesesuaian alat bukti. (MHI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video