Saybie Jadi Bayi Terkecil di Dunia

Saybie Jadi Bayi Terkecil di Dunia

Berat badan Saybie hanya 86 ons atau sama dengan sebuah apel Golden Delicious namun sampai berita ini diturunkan, bayi ini masih mampu bertahan hidup.

Mampu Bertahan Hidup, Saybie Jadi Bayi Terkecil di Dunia

Konten.co.id – Dunia digemparkan dengan kelahiran Saybie lima bulan lalu. Saat itu berat badan bayi yang lahir di salah satu rumah sakit di San Diego, California, Amerika Serikat sama dengan sebuah apel besar.

Berdasarkan reuteurs, setelah dirawat intensif selama lima bulan, Saybie diperbolehkan pulang, Kamis (30/5/2019).

Karena itu juga, Saybie dinobatkan sebagai bayi terkecil di dunia yang berhasil bertahan hidup.

“Ketika lahir Saybie memiliki berat 8,6 ons atau sekitar 245 gram pada Desember tahun lalu di Rumah Sakit Ibu dan Anak Sharp Mary Birch,” kata rumah sakit itu saat mengumumkan kelahiran dan kepulangan Saybie pada Rabu (29/5/2019).

Saat dilahirkan, Saybie hanya sedikit lebih berat dari apel Golden Delicious, yang beratnya kira-kira 7,5 ons. Menurut Tiniest Babies Registry, Saybie diyakini memecahkan rekor bayi terkecil di dunia…

“Rekor sebelumnya dipegang seorang bayi yang lahir dengan berat badan 8,9 ons pada 2015 di Jerman,” menurut Tiniest Babies Registry yang dikelola oleh Universitas Iowa.

Ibu Saybie, yang meminta untuk tidak diungkap identitasnya, melahirkan Saybie pada Desember lalu dengan operasi sesar pada minggu ke-23.” tiga hari gestasi dalam Rahim, sekitar 17 minggu lebih cepat dari kehamilan pada umumnya,” kata rumah sakit tersebut.

“Dokter mengatakan kelahiran prematur dilakukan setelah mereka menemukan bahwa berat badan bayi tidak bertambah dan nyawa ibu terancam,” kata rumah sakit menambahkan.

Saybie, yang termasuk bayi prematur mikro, dirawat di unit perawatan intensif neonatal sampai akhirnya dia diperbolehkan pulang bulan ini saat berat badannya mencapai 5,6 pounds atau sekitar 2,54 kilogram.

“Dia hampir tidak mengalami hambatan medis yang biasanya dialami bayi-bayi mikro premature, yang biasanya seperti pendarahan otak, dan masalah paru-paru dan jantung,” menurut pihak rumah sakit. (*)

Penulis: Kharisma
Editor: Azzahra

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *