Polri Bantah Ada Polisi Impor dari China

Polri Bantah Ada Polisi Impor dari China

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal membantah adanya pasukan Brimob dari luar negeri.

Brimob Bermata Sipit, Polri Bantah ada Polisi Impor dari China

Konten.co.id – Pasca kericuhan Jakarta, Rabu (22/5/2019) beredar kabar adanya polisi dari China yang diterjunkan pada aksi tersebut. Akibatnya hal tersebut jadi perbincangan hangat di media sosial facebook.

Akun Facebook yang dengan nama Ahgp, mengunggah postingan Rabu (22/5/2019) pukul 01.00 WIB menuliskan, “TENTARA CINA MENYAMAR MENJADI APARAT ?!Silahkan di analisa…Lihat pada bagian mata, kulit dan rambut…Apa kita yakin itu org indonesia?,”

Lalu ada postingan lain soal aparat impor dari akun serupa.
“Perhatikan ! Waspada !!Aparat yang diterjunkan dari CINA !!!Indonesia jangan sampai kembali di JAJAH !Saudaraku sebangsa setanah air,Saatnya Rakyat Indonesia Harus Bangkit, Bergerak dan Berjuang l. AllohuAkbar AllohuAkbar AllohuAkbarMERDEKA ATAU MATI !!” tulisnya.

Postingan dalam bentuk narasi lainnya kembali menghebohkan media sosial atas nama akun Facebook Raihan Sheikh. Raihan Sheikh memosting video yang menurutnya Brimob Impor.

“Ini lah video Brimob import sedang menembaki kerumunan masa di petamburan Jak Pus..pakai peluru tajam..viral kan sebelum dihapus untuk bukti umat islam..,” tulis Raihan.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Muhammad Iqbal dalam konfrensi pers, Rabu (22/5/2019) membantah adanya pasukan Brimob dari luar negeri.

“Banyak foto-foto mendiskreditkan Polri. Ada pasukan dari negeri seberang yang sipit, tidak ada. Kita bantah. Murni bahwa itu personel Brimob, warga negara Indonesia. Kita punya ahli siber, patroli siber 24 jam, ada akun mana yang viralkan. Kita bantah Brimob tidak pernah menyerang masjid. TNI juga tidak pernah serang masjid. Kami yakinkan kalau ada yang bukan peluru tajam itu bukan personel Polri, dari konteks unjuk rasa ini,” ungkap Muhammad Iqbal.

Setelah dilakukan penelurusan maka tudingan yang diarahkan tidak memiliki bukti yang valid. Tudihan bahwa ada ‘aparat impor’ dari China hanyalah tudingan belaka yang tidak ada bukti yang sahih. Hal tersebut juga sudah terkonfirmasi oleh Polri. (*)

Penulis: Ade Indra
Editor: Mahesa

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan