fbpx

PM Netanyahu Pimpin Aksi Bombardir ke Perbatasan Gaza

PM Netanyahu Pimpin Aksi Bombardir ke Perbatasan Gaza

Benjamin Netanyahu perintahkan militer Israel untuk terus menggempur Gaza.

Korban Jiwa Terus Bertambah dalam Aksi Balas Serangan Roket Israel-Gaza

Konten.co.id – Korban tewas dalam pertempuran Israel-Gaza terus meningkat. PM Netanyahu mengaku telah memerintahkan militernya untuk terus menyerang pasukan Hamas di sepanjang perbatasan Gaza-Israel.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu telah memerintahkan militer Israel untuk terus melancarkan serangan besar-besaran terhadap pasukan Hamas dan kelompok Jihad Islam di Gaza, yang telah berlangsung selama empat tahun di perbatasan Gaza-Israel.

Militer Israel mengatakan 600 roket dan misil telah ditembakkan di kota-kota dan desa-desa Israel bagian selatan sejak Jumat (3/5/2019). Pihaknya membalas dengan serangann udara kepada lebih dari 260 target milik kelompok militan Gaza. 

Israel mengatakan bahwa militan kecil yang disebut Islamic Jihad, merupakan pelaku penyerangan roket-roket tersebut. Tapi Israel juga menyebut Hamas sebagai pihak yang bertanggun jawab atas serangan roket itu. 

Roket dan rudal dari Gaza menewaskan empat warga sipil Israel, sementara serangan Israel menewaskan sedikitnya 20 warga Palestina dalam pertempuran lintas perbatasan sejak Jumat (3/5/2019).

Dilansir dari Reuters, pihak Gaza mengatakan serangan udara Irael telah menewaskan 27 orang, termasuk 14 orang warga sipil sejak Jumat (3/5/2019). Diantara ke-14 warga sipil itu, seorang balita berusia 14 bulan dan bibinya meninggal akibat serangan Israel. 

Namun, pihak Israel mengatakan bahwa mereka terbunuh akibat roket Palestina yang salah sasaran. Pernyataan dari keduanya itu belum bisa diverifikasi. Mesir sedang berupaya menengahi pertempuran itu.

Sekjen AS, Antonio Guterre mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Mesir untuk menghentikan pertempuran itu. Mesir sedang berupaya menengahi pertempuran itu.

Pertempuran itu tersejadi selang beberapa hari sebelum Hari Kemerdekaan Israel, yang jatuh pada tanggal 14 Mei, dan kurang dari dua minggu sebelum Israel menjadi tuan rumah kompetisi lagu Eurovision di Tel Aviv. (RM)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video