Mohamad Baedowy Ubah Sampah Jadi Rupiah

Mohamad Baedowy Ubah Sampah Jadi Rupiah

Dengan keuntungan ratusan juta rupiah, Mohammad Baedowy mampu menghidupi puluhan pekerjanya dan menjaga kelestarian lingkungan.

Mohamad Baedowy Jadi Miliader Karena Berhasil mengubah Sampah Jadi Rupiah

Konten.co.id – Sampah adalah masalah terbesar dalam hidup warga Indonesia masa kini. Terlebih Indonesia sekarang menjadi penghasil sampah terbesar nomor dua di dunia.

Karenanya kini banyak orang mulai memikirkan bagaimana mengurangi sampah di Indonesia. Tapi ditangan pemuda asal Bekasi sampah bisa diubah menjadi rupiah.

Dengan mendaur ulang sampah, Mohamad Baedowy meraup untung hingga ratusan juta rupiah per bulan. Ia mengaku memulai bisnisnya sejak 14 tahun silam.

“14 tahun lalu saya ingin buka usaha ini karena ingin jadi pengusaha. Karena saya harus milih usaha apa akhirnya saya pilih yang murah namun jarang orang tertarik ya usaha dari sampah,” terangnya, Jumat (24/5/2019).

Ditempatnya, berbagai jenis sampah dikumpulkan dan dipilah. Plastik didapat dari tempat sampah, pengepul atau dari warga.

Sampah botol plastik yang sudah dikumpulkan lalu dipisah berdasar jenis dan warna. Setelah itu dibuka tutupnya, lalu dimasukkan ke mesin pencacah.

Setelah itu botol dibersihkan dengan air sabun. Pencucian pun dilakukan dengan dua tahap, yaitu pencucian dengan air tawar lalu dengan air hangat. Tujuannya untuk membersihkan bakteri yang ada di botol.

Setelah dicuci potongan botol dimasukkan kedalam mesin pengering. Sampah tersebut berasal dari bekas air botol mineral. Bahan ini digunakan untuk bahan baku benang.

Sementara untuk plastik bening digunakan untuk bahan baku tali rapia. Dalam satu hari, mesin milik Baedowy bisa mengolah hingga tiga ton sampah plastik. Setiap satu ton sampah ia bisa meraup keuntungan Rp 1 juta.

Dari usaha itu, ia bisa meraup untung hingga puluhan juta rupiah per bulan. Yang lebih mengejutkan lagi semuanya dari hasil buatannya sendiri.

Lulusan akutansi ini pun memproduksi mesin daur ulang sampah. Ada tiga mesin yang ia produksi yaitu 14, 16 dan 20 ribu. Mesin-mesin tersebut dibandrol Rp 30 hingga Rp 40 juta.

Harga tersebut dikira pantas dengan keuntungan yang dijanjikan. Mesin ini pun sudah dijual di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu dia pun mengajarkan kepada banyak orang agar bisa menjadi seperti dirinya. Selain itu, Bardowy juga mampu menciptakan lapangan kerja dengan menyerap 30 oramg tenaga kerja dari tempat tinggalnya. “Saya juga bagi ilmu dan hasil produksinya saya beli. Jadi hasil cacahan botol air, botol oli dan lainnya saya beli sudah delapan tahun ini,” tukasnya. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *