Menhub Turunkan Harga Tiket Pesawat Saat Musim Mudik

Menhub Turunkan Harga Tiket Pesawat Saat Musim Mudik

Harga tiket yang tinggi membuat pemudik malas menggunakan jasa pesawat. Untuk itu, Kemenhub akan turunkan harga tiket pesawat.

Catat! Menhub Turunkan Harga Tiket Pesawat Saat Musim Mudik Lebaran

Konten.co.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi jumlah penumpang angkutan udara pada musim mudik Lebaran 2019 bakal turun 10% karena tiketnya mahal.

Budi menyebutkan, pada musim mudik tahun 2018 terjadi kenaikan jumlah penumpang pesawat sebesar 4%. Menurut Mantan Dirut Angkasa Pura, jika harga tiket pesawat masih mahal maka 10% dari total penumpang tahun lalu bisa ditampung oleh angkutan darat dan laut.

“Kalau 10 persen pindah ke angkutan lain, laut darat, kereta api untuk menampungnya,” ujarnya.

Pihaknya pun menjanjikan harga tiket pesawat akan turun sebelum musim arus mudik Lebaran 2019.

Sebelum menurunkan, Budi Karya mengaku akan berkonsultasi dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Ombudsman terlebih dahulu.

“Ya kalau ada klarifikasi tentang governance itu saya akan lakukan sebelum itu (arus mudik),” kata Budi Karya di Komplek Istana, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Budi menjelaskan, lawatannya ke wasit persaingan usaha dan Ombusman RI agar mengetahui jika aksi merevisi aturan tarif batas atas melanggar UU yang berlaku atau tidak.

Sebab, lanjut Budi, penerapan tarif batas atas untuk tiket pesawat sudah tiga tahun tidak dievaluasi. Padahal, setiap dua tahun seharusnya dilakukan evaluasi.

“Ada undang-undang yang dilanggar nggak, saya tidak ingin ada satu aturan tidak governance. Oleh karenanya saya perlu konsultasi,” ujar Budi.

Dirinya mengaku, sebagai regulator fungsi Kementerian Perhubungan pada polemik harga tiket pesawat cukup sampai pada pengaturan tarif batas atas dan tarif batas bawah.

Sehingga implementasi harga serta evaluasinya menjadi kewenangan Menteri BUMN Rini Soemarno selaku pemegang saham mayoritas maskapai pelat merah, yaitu Garuda Indonesia.

Ia pun tetap mengimbau kepada Menteri Rini untuk menginstruksikan pemberlakuan harga tiket khusus kepada Garuda Indonesia selama musim mudik Lebaran 2019.

Menteri BUMN Rini Soemarno menilai penerapan harga tiket pesawatyang dilakukan oleh Garuda Indonesia masih dalam batas normal. Artinya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dari Kementerian Perhubungan.

Belakangan ini, masyarakat hingga pengusaha banyak yang mengeluhkan harga tiket pesawat mahal.

“Lho kita lihatnya begini. Sekarang batasnya di mana. Selama BUMN, Garuda tidak lewati batas yang ditentukan oleh Kemenhub ya harusnya normal-normal saja,” ujar Rini.

Rini menilai, Garuda Indonesia selama ini menerapkan harga tiket pesawat masih dalam koridor tarif batas bawah dan tarif batas atas. Sehingga, hal tersebut tidak melanggar aturan yang ada.

Oleh karena itu, dirinya pun menyerahkan kepada Kementerian Perhubungan terkait dengan kebijakan tarif batas bawah dan tarif batas atas. Dia mengaku tidak memiliki kewenangan untuk mengatur hal itu. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *