Huawei Didepak Grup SD dan Wi-Fi

Huawei Didepak Grup SD dan Wi-Fi

Efek Amerika yang menolak Huawei kini perusahaan tersebut juga didepan dari keanggotaan SD Association dan Wi-Fi Alliance.

Efek Amerika, Huawei Didepak Grup SD dan Wi-Fi

Konten.co.id – Huawei nampak sedang sial belakangan ini. Selain didepak dari Google, kini sejumlah lembaga standarisasi teknologi juga mencoret nama Huawei dari daftar anggota. SD Association, organisasi non-profit yang membuat standarisasi kartu memori dan melisensi logo SDA, menghapus Huawei dari keanggotaan.

Keputusan itu dilakukan mengingat organisasi ini berbasis di California, AS, dan karena itu tunduk pada kebijakan entity list. “SD Association mematuhi perintah Departemen Perdagangan AS,” jelas perwakilan SD Association dilansir Kompas.com, Selasa (28/5/2019).

Hal yang sama juga dilakukan organisasi standarisasi Wi-Fi, Wi-Fi Alliance. Organisasi yang berbasis di Austin, Texas ini membuat sertifikasi dan mengembangkan versi baru dari jaringan Wi-Fi yang diaplikasikan di seluruh dunia.

Selain kedua organisasi itu, badan standarisasi USB dan RAM, JEDEC yang berbasis di Virginia juga tidak lagi memasukan Huawei ke dalam daftar anggotaan mereka. Diwartakan Nikkei Asian Review, Huawei mundur secara sukarela dari organisasi ini.

“Pada tanggal 17 Mei 2019, Huawei Technologies memberitahukan telah memutuskan secara sukarela menangguhkan keanggotaan JEDEC hingga pembatasan yang diberlakukan pemerintah AS dicabut,” jelas perwakilan JEDEC.

Frank Yang, perwakilan sekaligus vice-chairman Huawei di JEDEC sempat terdaftar sebagai direktur JEDEC. Setelah pengunduran diri tersebut, namanya tidak lagi masuk dalam daftar direktur, sebagaimana dimuat dalam situs resmi JEDEC.

Kemungkinan, efek didepaknya Huawei dari tiga organisasi itu akan terasa pada smartphone Huawei mendatang. Ini akan menjadi PR baru bagi Huawei, sebab fitur-fitur yang digawangi ketiga organisasi di atas mungkin akan sulit hadir di smartphone Huawei mendatang.

Huawei masih punya peluang untuk memproduksi sendiri, tapi tentu suaranya akan sulit mempengaruhi standarisasi badan yang banyak diisi perusahaan-perusahaan barat.

“Huawei menghargai hubungan dengan semua mitra dan asoisasi di seluruh dunia dan mengerti sulitnya situasi mereka saat ini,” ungkap perwakilan Huawei, dilansir Konten.co.id dari Nikkei Asian Review, Senin (27/5/2019).

“Kami berharap situasi ini akan segera terpecahkan dan kami sedang mencari solusi terbaiknya,” tambah sang perwakilan. (*)

Penulis: Hastama
Editor: Ibrahim

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *