fbpx

Hasil Panen Timun Suri di Serang Menurun

Hasil Panen Timun Suri di Serang Menurun

Penjualan timun suri di Kota Serang menurun. Hal ini karena intensitas hujan yang tinggi waktu penanaman membuat banyak timun suri gagal panen.

Hujan Tinggi Jadi Penyebab Panen Timun Suri di Serang Menurun

Konten.co.id – Bulan Ramadhan identik dengan timun suri. Buah yang segar jika dicampur dengan sirup ini menjadi pilihan masyarakat Indonesia saat berbuka puasa. Namun sayangnya kini penjualan timun suri sedang menurun dan panennya tidak sebanyak tahun- tahun lalu.

Hal ini dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi. Seperti yang terjadi di Curug, Kota Serang, Banten. Sebagai penghasil timun suri terbesar dan berkualitas di Indonesia, biasanya para petani sudah menanam bibit sejak dua bulan sebelum ramadhan.

Untuk membudidayakan timun suri bukanlah hal mudah. Petani timun suri masih bergantung pada cuaca saat masa tanam. Tahun ini dengan intensitas hujan yang cukup tinggi membuat penanaman dan penjualan timun suri menurun.

Timun suri yang panen hanya mencapai 20 sampai 30 gram saja. Padahal jika intensitas hujan normal timun suri yang rusak bisa sedikit. Bahkan panen bisa mencapai 1,5 ton untuk lahan seluas 300 m2.

“Itu karena air jadi dua bulan kemarin hujan terus banjir akhirnya si timun kena air, jadi gak tahan itu timun,” ujar Rusidi salah satu petani timun suri, Selasa (7/5/2019).

Untuk ramadhan kali ini, harga 1 kg timun suri dari petani hanya Rp 3 ribu. Biasanya jika pada bulan puasa para petani tidak kebingungan menjual hasil panen. Bahkan ada pemborong yang datang untuk mengambil dan membeli timun suri. “Timun suri banyak yang suka karena aroma khasnya yang enak buat minuman pas buka puasa,” tukasnya. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video