fbpx

Bahaya Tidur Setelah Sahur

Bahaya Tidur Setelah Sahur

Setelah sahur orang sering ngantuk dan tidur. Tapi jarang ada yang tahu bahaya tidur setelah sahur.

Jangan Anggap Sepele, Ada 5 Bahaya Tidur Setelah Sahur

Konten.co.id – Sering kali kita merasa ngantuk saat makan sahur atau setelah menjalankan ibadah sholat subuh. Akibatnya beberapa orang langsung tidur setelah sahur atau sholat subuh.

Ternyata kebiasaan tersebut tidak baik untuk kita. Banyak yang masih belum mengerti bahaya yang mengintai dari kebiasaan tersebut.

Kebiasaan ini memiliki dampak negatif untuk kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Setelah makan, sistem pencernaan memerlukan setidaknya 2 jam untuk mengolah makanan hingga menjadi sari makanan. Saat tidur, hampir seluruh fungsi tubuh dimatikan kecuali kerja jantung, otak, dan paru-paru.

Ini menyebabkan sistem pencernaan tidak memiliki banyak waktu untuk memecah makanan. Makanan yang masuk ke alam tubuh menjadi tertimbun sia-sia di dalam perut.

Dilansir dari HelloSehat, berikut beberapa bahaya yang mengancam jika langsung tidur setelah sahur:

  • Naiknya asam lambung

Kebiasaan tidur setelah sahur harus dihindari bagi yang memiliki penyakit maag. Tidur setelah makan mampu memicu naiknya asam lambung karena sistem pencernaan sulit mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Saat tidur, gaya gravitasi membuat klep lambung menjadi longggar sehingga asam lambung mengalir balik ke kerongkongan. Ini membuat perut mulas, nyeri ulu hati, dan sensasi panas perih seperti terbakar pada dada hingga tenggorokan.

  • Diare atau sembelit

Kebiasaan langsung tidur setelah makan membuat proses pencernaan menjadi lambat.

Hal ini menjadikan makan terlalu lama berdiam diri di dalam perut. Timbunan makanan yang segera docerna berakibat pada gangguan pencernaan seperti sembelit dan diare.

  • GERD (Refluks asam lambung)

Jika jumlah asam lambung yang dihasilkan terlalu banyak dan terus menerus terjadi akan berakibat menjadi GERD.

GERD atau reluks asam lambung merupakan lanjutan dari asam lambung yanng sering naik setidaknya dua kali dalam satu minggu.

  • Stroke

Tidur setelah sahur ternyata bisa menjadi pemicu stroke. Ketika tidur, sistem pencernaan menjadi sulit mencerna makanan.

Ini memaksa lambung membutuhkan asupan darah yang lebih banyak. Pada waktu sama, otak juga membutuhkan asupan darah yang stabil saat sedang tidur.

Karena memenuhi asupan darah ke lambung, maka otak menjadi kekurangan oksigen. Jika dilakukan dalam jangka panjang, kebiasaan ini bisa memicu stroke.

Selain itu, tidur setelah makan akan membuat asam lambung naik yang menyebabkan sleep apnea. Sleep apnea ini menjadi penyebab stroke iskemik, yaitu penyumbatan pembuluh darah otak yang diakibatkan oleh kebiasaan tidur.

  • Timbunan Lemak

Makanan yang tidak bisa langsung dicerna karena tidur akan disimpan dalam bentuk lemak. Jika kebiasaan ini dilakukan dalam jangka panjang, maka akan terdapat timbunan lemak yang berakibat pada kegemukan atau obesitas. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video