fbpx

Warga Papua Bakar Surat Suara, Kesal Pemilihan Diwakilkan

Warga Papua Bakar Surat Suara, Kesal Pemilihan Diwakilkan

Pemilu 2019 yang dirasa kacau oleh warga distrik Tingginambut membuat warganya melakukan pembakaran kotak dan surat suara.

Kecewa Surat Suara Pilpres Tidak Diberikan, Warga Puncak Jaya Bakar Surat Suara

Konten.co.id (Papua) – Sejumlah warga Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua melakukan pembakaran surat dan kotak suara. Berdasar video yang dicuitkan di akun twitter Jenderal Suryo Prabowo @berteman_mari terlihat amarah warga.

“Ini parahhh, sadisss dan brutalll sekali… kertas suara Pemilu sampai dibakar seperti membakar sampah. Apakah kecurangan ini mau didiamkan karena dilindungi oleh aparat dan pejabat? Ini soal masa depan Indonesia, bukan soal nasib aparat dan pejabat…#JagaSuara02AmankanC1”.

Dalam video tersebut terlihat beberapa masyarakat yang membakar surat suara dan kotak suara. Seorang yang berada dalam video tersebut mengutarakan kalau adanya kecurangan didalam pemilu 20

Surat suara pilpres tidak diberikan ke pemilih melainkan dikumpulkan jadi satu di kepala suku atau kepala daerah setempat untuk dicoblos ke paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Pembakaran kotak suara maupun surat suara di Distrik Tingginambut. Masyarakat melaksanakan pembakaran. Tolong teman-teman viralkan di media sosial. Ini pelaksanaan Pilpres 2019 terburuk dalam sejarah,” katanya. 

“Di Kabupaten Puncak Jaya, tidak ada Pilpres, di desa-desa, di distrik-distrik, semuanya surat suara diikat jadi satu oleh seorang bupati, dikasikan ke Bapak Joko Widodo. Pilpres macam apa ini? Tidak ada pilpres yang ada hanya pemilihan legislatif. Pilpresnya diikat jadi satu,” ucap pria dalam video tersebut.

Pria itu lantas merekam sejumlah orang yang mengeluarkan kotak suara dari dalam ruangan, kemudian membakarnya karena dianggap sampah.

“Bagamana ini. Isi sistem demokrasi bagaimana kayak begini. Tidak jelas kalau begini. Kita mau berbuat apa-apa. Serba salah ini, kalau kita protes juga diproses, negara ini mau jadi apa,” tandasnya.

Hingga saat ini belum ada penjelasan dari KPU maupun polisi terkait viralnya video pembakaran surat suara tersebut. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video