Trump Sebut Pembangkit Kincir Angin Sebabkan Kanker

Trump Sebut Pembangkit Kincir Angin Sebabkan Kanker

Donald Trump mengkritik penggunaan energi angin. Ia menyebut jika kincir angin bisa sebabkan kanker dan dapat membunuh burung.

Suara Kincir Angin Diklaim Trump Bisa Membuat Kanker

Konten.co.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali mengkampanyekan pendapatnya yang menentang penggunaan energi angin. Dia mengatakan bahwa suara kincir angin dapat menyebabkan kanker, merusak properti, bahkan dapat membunuh burung.

Pernyataan tersebut diungkapkan dalam acara makan makan malam Komite Nasional Kongres Partai Republik pada hari Selasa (2/3/2019) yang ditujukkan untuk mengkritik mantan lawan politiknya, Hilary Clinton, yang mengusulkan untuk mengembangkan energi kincir angin untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan menurunkan emisi karbon.

Dan suara kincir angin dapat menyebabkan kanker, menurutku. Presiden AS, Donald Trump.

Trump secara tidak langsung sering mengkritik teknologi terbarukan, dan lebih memuji pada penggunaan batu bara dan bahan bakar fosil tradisional. Dia tidak pernah mengakui perubahan iklim dan teguh pada pendiriannya untuk menentang pembangkit listrik tenaga angin.

Presiden AS berusia 72 tahun ini mengatakan bahwa jika kincir angin dibangun di dekat rumah, maka nilai rumah tersebut akan turun sebanyak 75 persen. Dia juga berargumen, jika tidak angin berarti tidak akan ada listrik, tetapi argumen tersebut terbantahkan dengan keberadaan penyimpanan energi melalui baterai.

Dan suara kincir angin dapat menyebabkan kanker, menurutku. Presiden AS, Donald Trump.

Ucapan itu disampaikan Trump sambil menirukan suara kincir angin yang disambut riuh tawa dan tepuk tangan dari para pendengar. Trump terus meratapi jumlah burung yang terbunuh oleh turbin.

Dilansir dari Daily Mail, tidak ada bukti bahwa suara kincir angin dapat menyebabkan kanker baik dengan frekuensi kebisingan rendah maupun tinggi sekalipun. Namun bahan kimia dan partikel halus yang dikeluarkan dari batu bara dan bahan bakar fosil lainnya dapat menyebabkan kanker, menurut The Atlantic yang dilansir dari Newsweek.

Kelompok anti-energi angin mengklaim kebisingan yang dikeluarkan oleh sumber energi ramah lingkungan ini dapat menyebabkan mual, kurang tidur, kelelahan dan kecemasan. Klaim tersebut selaras dengan Dr. Nina Pierpot yang melakukan penelitian selama satu dekade lalu.

Dia mengamati 10 keluarga yang tinggal di dekat kincir angin dan mengatakan bahwa hidup terlalu dekat dengan kincir angin dapat menyebabkan penyakit jantung tinitus, vertigo, migrain bahkan kurang tidur. Tapi penelitian ini ditolak oleh para kritikus dengan alasan bagaimana penelitian tersebut dilakukan dan berpendapat bahwa hal itu tidak memberikan bukti yang konklusif.

Pernyataan Trump tersebut mendapatkan komentar-komentar sinis dari pengguna Twitter, seperti yang dilontarkan oleh akun @Zeb_tuell yang dikutip dari Daily Mail.

“Ya benar, saya dengar suara kincir angin akan menghembuskan kanker ke dalam diri Anda,” tulisnya yang diunggah pada tanggal 3 April 2019 pada pukul 01.30 dini hari waktu AS.

Meskipun terus ditentang Trump, menurut American Wind Energy Association mengatakan bahwa industri ini telah membuka lapangan pekerjaan sebanyak 100.000 pada tahun 2017 dan menyediakan 6,3 persen energi negara.

Asosiasi Informasi Energi mengatakan bahwa pembangkit listrik tenaga angin telah melampaui tenaga air sebagai sumber terbarukan di AS pada tahun ini. (RM)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan