fbpx

TNI Berhasil Damaikan Dua Suku Bertikai di Kongo

TNI Berhasil Damaikan Dua Suku Bertikai di Kongo

TNI berhasil meredam bentrok antar suku di Kongo. Dari kedua kubu yang bertikai ratusan panah diamankan.

Ratusan Panah Diamankan, TNI Berhasil Damaikan Dua Suku Bertikai di Kongo

Konten.co.id –  Satgas TNI Konga XXXIX-A/RDB Monusco berhasil mendamaikan pertikaian antar dua suku yang bertikai (Suku Twa dan Suku Buntu) serta mengamankan ratusan senjata tajam berupa busur dan anak panah di wilayah Kampung Kambu, Elia, Kabeke dan Fatuma, Republik Demokratik Kongo. 

Dansatgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO Kolonel Inf Dwi Sasongko dalam rilis tertulisnya, sejumlah alat perang berhasil diamankan selama gelar “Operasi Laba-laba” dalam misi Long Range Mission (LRM) bersama dengan staf Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDRRR) beberapa waktu lalu di Kalemie, Kongo, Sabtu (6/4/2019).

“Selain berhasil mendamaikan pertikaian antara Suku Twa dan Suku Buntu, kita juga berhasil mengamankan ratusan busur dan anak panah dari warga,” katanya, dilansir dari situs TNI AD.

Lulusan terbaik Akmil 1998 ini pun menerangkan bahwa penyerahan peralatan perang dari kedua suku tersebut dilatarbelakangi oleh niat mereka untuk menghentikan peperangan dan menyatakan sepakat damai. 

Kesepakatan tersebut, ungkapnya, telah dibuat pada bulan Januari lalu  yang ditandatangani oleh kedua belah pihak yaitu Byandike Swedi Shambaza pemimpin dari Suku Bantu dan Kisibwe Ponda Mali pemimpin dari suku Twa.

“Ini merupakan langkah positif, sebagi tindak lanjut pasca perjanjian damai beberapa waktu lalu antara kedua belah pihak (Suku Twa dan Suku Buntu),” ujar pria kelahiran Tulungagung, 30 November 1976 itu.

Adapun sejumlah senjata yang berhasil diamankan pihaknya dari operasi tersebut yaitu 315 busur, 550 anak panah, serta berbagai macam senjata tajam lainnya, yang diserahkan oleh masyarakat kepada Satgas TNI Konga  XXXIX-A/RDB Monusco. 

Pelaksanaan operasi damai ini sendiri kata Kolonel Dwi Sasongso berlangsung selama empat hari di beberapa wilayah Desa, diantaranya adalah Fatuma, Kambu, Kabeke, Elia, Kabwela, Lioni dan Mwanza. (MHI)***

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *