Tersinggung Ucapan Caleg, Warga Buang Sajadah ke Luar Masjid

Tersinggung Ucapan Caleg, Warga Buang Sajadah ke Luar Masjid

Warga di Maluku Utara buang sajadah dari dalam masjid. Usai tersinggung ucapan salah seorang caleg.

Jamaah Masjid di Maluku Utara Buang Sajadah Usai Tersinggung Ucapan Caleg

Konten.co.id – Video sejumlah jamaah masjid membuang sajadah viral di berbagai media sosial. Warga disebut kesal setelah salah satu caleg yang kalah dalam Pileg mengeluarkan ucapan yang menyinggung.

Aksi pembuangan sajadah itu terjadi di Kelurahan Tomalaou dan Gurabati, Kecamatan Tidore Selatan, Maluku Utara. Warga emosi kepada caleg Partai Nasdem Ahmad Hatari.

Dalam video nampak warga menyeret karpet berwarna hijau dari dalam masjid lalu membuangnya keluar halaman masjid.

Dalam video awal, caleg tersebut juga sempat dikerubuni warga dalam sebuah mobil Toyota Land Cruiser. Video dan gambar aksi pembuangan karpet dan sajadah tersebut mulai ramai sejak Jumat malam, 19 April 2019.

Menurut keterangan perekam video, kejadian meletup usai warga melakukan ibadah salat Jumat di salah satu masjid di Kelurahan Tomalaou dan Gurabati.

Caleg Ahmad Hatari yang diberikan kesempatan berbicara, disebut mengeluarkan pernyataan yang menyinggung.

“Ini suasana setelah pembicaraan atau sebuah penyampaian yang disampaikan oleh Pak Ahmad Hatari, pada saat selesai Jumatan,” kata perekam video.

“Dan ternyata pembicaraan yang disampaikan mengundang protes kepada masyarakat Tomalaou, karena isi penyataan dianggap sangat provokatif,” tambahnya.

“Dan ini tentunya, masyarakat sangat marah dengan masalah demikian”.

“Salah satu bentuk aksi protes masyarakat adalah mengeluarkan semua karpet dalam masjid yang telah disumbangkan oleh salah satu pembicara, namanya Ahmad Hatari,” ujar perekam video.

Dari informasi yang beredar, suara caleg asal Nasdem di wilayah tersebut anjlok. Padahal ia sudah menyumbangkan karpet ke masjid. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *