Teror Bom di Sri Lanka Tewaskan 138 Orang dan 400 Terluka

Teror Bom di Sri Lanka Tewaskan 138 Orang dan 400 Terluka

Minggu Paskah berkabung, enam tempat di Sri Lanka diteror bom.

Tiga Gereja dan Hotel di Sri Lanka Diserang Bom, Ratusan Orang Tewas

Konten.co.id (Sri Lanka) – Serangkaian ledakan telah terjadi di gereja dan hotel di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) Pagi waktu setempat. Lebih dari 100 orang tewas dalam kejadian tersebut.

Serangan bom terjadi di tiga gereja dan tiga hotel mewah di Sri Lanka pada hari Paskah. Total sebanyak 138 orang tewas dan lebih dari 400 orang terluka.

Dilansir dari Reuters, lebih dari 50 orang tewas di Gereja Katolik St. Sebastian di Katuwapitiya, Kolombo Utara. Media lokal melaporkan 25 orang tewas dan 300 orang luka-luka di sebuah gereja daerah Batticaloa.

Bom meledak di tiga hotel mewah di Kolombo yaitu hotel Shangri-La Colombo, Kingsbury, dan Cinamon Grand Colombo. Ketiga hotel tersebut sering dikunjungi oleh wisatawan asing. Belum ada kabar mengenai korban jiwa dari ketiga hotel tersebut

Sebanyak 160 orang yang terluka dalam ledakan St Anthony telah dirawat di Rumah Sakit Nasional Kolombo. Seorang petugas Rumah Sakit Batticola mengatakan lebih dari 300 orang yang cedera telah dirawat di rumah sakit tersebut.

Petugas Hotel Shangri-La mengatakan pada The Guardian bahwa seluruh tamu dan karyawan hotel telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Restoran Hotel Shangri-La yang berada di lantai dua hancur dalam ledakan itu. Sedangkan Hotel Kingsbury dan Cinnamon Grand belum ada kabar.

Ledakan pertama terjadi di Gereja St Anthony di Kolombo dan St Sebastian di kota Negombo. Puluhan orang terluka dalam ledakan di St Anthony. 

Ranil Wickrenesinghe, PM Sri Lanka telah mengutuk pelaku peledakan bom tersebut. Dia meminta warga Sri Lanka agar tetap kuat dan bersatu selama masa tragis ini.

Menteri Reformasi Ekonomi, Harsha de Silwa mengatakan bahwa para pejabat negara telah mengadakan pertemuan darurat yang melibatkan sekretaris pertahanan dan urusan luar negeri, kepala tentara, angkatan udara dan angkatan laut. Operasi penyelamatan korban sedang berlangsung. (RM)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan