Tak Ada Bukti, Kasus Sulman Aziz Dihentikan Bawaslu Garut

Tak Ada Bukti, Kasus Sulman Aziz Dihentikan Bawaslu Garut

Bawaslu Garut menghentikan kasus polisi tak netral dalam Pemilu 2019 yang dilontarkan mantan Kapolsek Pasirwangi. Tak ada bukti, jadi pertimbangan penghentian kasus tersebut

Bawaslu Garut Hentikan Penyelidikan Kasus Sulman Aziz yang Sebut Polisi Tak Netral

Konten.co.id (Garut) – Kasus polisi tak netral yang dilontarkan mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz dihentikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Garut. Penghentian kasus karena tak ditemukannya bukti pelanggaran.

Komisioner Bawaslu Garut, Ahmad Nurul Syahid, menyebut hasil klarifikasi Sulman dan keterangan dari tiga kapolsek yakni Kapolsek Kadungora, Garut Kota, dan Karangpawitan tidak ada unsur pelanggaran yang terjadi.

Pernyataan Sulman tidak dapat dijadikan sebagai temuan dugaan pelanggaran Pemilu. Pasalnya tidak terpenuhi syarat formil dan materil.

“Tidak ada uraian yang jelas soal kejadian dan tempat peristiwa itu terjadi,” ucap Ahmad di Kantor Bawaslu Garut, Jumat (5/4/2019).

Ia menambahkan, Bawaslu tak perlu melakukan pemanggilan kepada Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna. Menurutnya, keterangan dari Sulman dan tiga kapolsek sudah cukup untuk menentukan tidak adanya pelanggaran.

“Bawaslu tidak menemukan bukti apapun terkait dengan adanya dugaan pelanggaran Pemilu sebagaimana tuduhan yang dilontarkan Sulman. Kasus ini sudah ditutup,” katanya.

Dugaan adanya arahan dari Kapolres Garut pada Pemilu 2019 kepada salah satu calon presiden tidak memenuhi unsur formal dan materil. Keputusan penghentian kasus berdasarkan rapat pleno komisioner Bawaslu.

“Hasil pemeriksaan, polisi bersikap netral. Tidak ada arahan untuk meminta dukungan kepada salah satu calon presiden,” ujarnya. (FW)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan