Surat Suara yang Dibakar di Puncak Jaya Sudah Tercoblos

Surat Suara yang Dibakar di Puncak Jaya Sudah Tercoblos

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua memastikan soal logistik Pemilu 2019 yang dibakar di Puncak Jaya, Papua merupakan surat suara sah yang sudah tercoblos.

Bawaslu Papua Pastikan Surat Suara yang Dibakar Sudah Tercoblos

Konten.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua memastikan soal logistik Pemilu 2019 yang dibakar di Puncak Jaya, Papua merupakan surat suara sah yang sudah tercoblos. Komisioner Bawaslu Papua Ronald Malaoch mengungkapkan hal tersebut setelah tim investigasi pengawas pemilu provinsi, naik ke Puncak Jaya melakukan pengecekan langsung, Jumat (26/4/2019).

Ronald menerangkan, sejak Kamis (25/4/2019), tim investigasi internal di Bawaslu Papua, sudah naik ke Puncak Jaya melakukan penyelidikan tentang surat suara yang dibakar. Dari hasil menyelidikan sementara yang dilaporkan tim ke tingkat provinsi, menyebutkan pembakaran tersebut dilakukan sengaja.

Namun sampai Jumat (26/4/2019) malam waktu setempat, pihaknya belum mendapatkan angka resmi tentang berapa jumlah surat suara sah yang dibakar.

“Jadi benar yang disampaikan KPU Papua, bahwa surat suara yang dibakar itu surat suara sah yang sudah dicoblos. Saat ini tim dari (Bawaslu) Provinsi, sudah ada di kabupaten (Puncak Jaya) mencari keterangan langsung,” kata Ronald dilansir Republika, Jumat (26/4/2019)..

Tetapi Ronald belum mau menyebutkan pembakaran tersebut dilakukan atas perintah siapa. Menurut Ronald, masyarakat yang membakar mengira surat suara tersebut sebagai sampah yang tak terpakai. Padahal, kata dia, logistik pemilu yang dibakar tersebut adalah surat suara sah yang sudah tercoblos.

“Jumlah yang dibakar masih harus menunggu tim yang bekerja. Tetapi, ini (pembakaran) tetap pelanggaran hukum, Karena surat suara yang sudah dicoblos alat bukti (dalam sengketa pemilu),” ujar dia.

Ronald juga memastikan surat suara tercoblos yang dibakar tersebut, surat suara untuk Pilpres atau Pileg. Menurut dia, di Puncak Jaya, pencoblosan Pemilu 2019 memang masih menggunakan pola noken. Tetapi, kata dia, dengan sistem noken yang sudah maju dengan mencoblos surat suara.

“Jadi sistem noken di sana, sudah dengan cara mencoblos surat suara,” ujar Ronald menambahkan.

Aksi pembakaran surat suara di Puncak Jaya, terungkap pada Rabu (24/4/2019) setelah sebelumnya beredar viral video pembakaran. Ketua KPUD Papua, Theodorus Kossay mengatakan, aksi pembakaran tersebut terjadi pada Selasa (23/4/2019).

Dikatakannya, surat suara yang dibakar tersebut adalah surat suara sah yang sudah dicoblos saat Pemilu 17 April 2019. Namun, pengakuan KPUD Papua tersebut dibantah oleh otoritas di Jakarta. Kantor Staf Kepresidenan dan Mabes Polri senada mengatakan, surat suara yang dibakar tersebut adalah logistik sisa pemilu yang sudah tak terpakai usai 17 April. (AI)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan