Supermarket di Bali Mulai Gunakan Daun Pisang

Supermarket di Bali Mulai Gunakan Daun Pisang

Guna mengurangi limbah plastik, kini banyak supermarket yang beralih menggunakan daun pisang yang alami dan ramah lingkungan.

Kurangi Limbah Plastik, Supermarket di Bali Mulai Gunakan Daun Pisang

Konten.co.id – Guna mengurangi limbah plastik, kini banyak supermarket yang beralih menggunakan daun pisang yang alami dan ramah lingkungan. Berawal dari Rimping Supermarket di Chiang Mai, Thailand, kini semakin banyak supermarket di Asia, yang melakukan hal sama.

Salah satunya supermarket di Bali, Bintang Supermarket yang berlokasi di Ubud dan Seminyak, yang membuat gerakan serupa. Supermarket ini memutuskan untuk beralih dari kemasan plastik, ke daun pisang untuk membungkus produk sayuran mereka, seperti cabe, sawi, daun bawang, buncis, kol, hingga timun.

“Kami memulai sebuah perubahan lewat kemasan. Secara bertahap kami akan mengurangi penggunaan kemasan plastik, terutama untuk produk segar,” tulis akun Facebook resmi Bintang Supermarket, dilansir dari Coconuts Bali (24/4/2019).

Selain mengurangi kemasan plastik, Bintang Supermarket juga sudah berhenti menyediakan kantong plastik untuk pengunjung. Termasuk berhenti menjual sedotan plastik, dan wadah styrofoam.

Tak hanya di Bali dan Thailand, perubahan kemasan plastik ke daun pisang ini juga dilakukan di supermarket besar di Vietnam. Salah satunya ada Lotte Mart dan Saigon Co yang menggunakan daun pisang.

Gerai Supermarket Big C yang populer dan memiliki banyak cabang di Vietnam, punya kemasan yang lebih unik dan ramah lingkungan. Mereka menggunakan kemasan yang terbuat dari tepung jagung.

Bukan tanpa alasan, daun pisang populer digunakan untuk membungkus sayuran hingga buah. Daun pisang dikenal memiliki tekstur yang tebal, dan fleksibel. Sehingga memungkinkan daun untuk dilipat menutupi sayuran tanpa patah atau robek, juga bisa menjaga suhu sayur agar tetap sejuk.

Daun pisang lebih mudah di kompos dan ramah lingkungan. Hasil kompos daun pisang bisa menambah nutrisi tanah, sehingga membuat tanah lebih subur. Di Indonesia sendiri setidaknya ada lebih dari 9,8 juta kantong plastik yang digunakan setiap tahunnya.

Sehingga pemerintah Indonesia berharap dapat mengurangi limbah plastik hingga 70%, di tahun 2025 nanti. Karenanya langkah yang diambil oleh Bintang Supermarket, mendapatkan berbagai respon positif dari banyak orang dan netizen. (AI)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *