Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Wagub DKI Lagi

Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Wagub DKI Lagi

Sandiaga S Uno berpeluang kembali menduduki kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya tidak ada aturan larangan.

Tidak Ada Aturan Larangan, Sandiaga Uno Berpeluang Jadi Wagub DKI Lagi

Konten.co.id – Peluang Sandiaga S Uno untuk kembali menduduki kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kembali terbuka. Karean tidak ada aturan yang melarang ha tersebut. Bahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak mempermasalahkan jika calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno kembali menjabat.

“Tidak ada masalah jika Sandiaga Uno kembali menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Namun tentu saja tidak etis,” kata pelaksana tugas (Plt) Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, dilansir dari Jawapos.com, Jumat (19/4/2019).

Akmal menuturkan, seluruh proses pemilihan calon wakil gubernur harus dibatalkan jika Sandiaga ingin kembali duduk sebagai orang nomor dua di DKI Jakarta. Kemudian, dua nama cawagub yang telah diusung pun harus ditarik kembali.

Kendati demikian, nasib Sandiaga Uno tetap ada di tangan partai pengusung yakni Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang harus sepakat mengembalikan kursi yang sebelumnya telah ditinggalkan Sandiaga.

“Itu hak partai pengusung. Pastinya diulang prosesnya, di partai pengusung lagi,” ucap Akmal.

Untuk diketahui, sudah hampir delapan bulan wagub DKI Jakarta belum juga diputuskan. Panitia khusus terkait pemilihan wagub mendek di meja DPRD DKI. Memang tidak ada batasan waktu untuk menentukan calon pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pemilihan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta akan kembali dilanjutkan usai pemilu. Terdapat aturan dalam pencalonan wakil gubernur, yaitu Pasal 170 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Berdasarkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, Joko Widodo-Ma’ruf Amin diprediksi memenangi Pilpres 2019. Jokowi-Ma’ruf disebut meraih 54 persen suara, sedangkan rivalnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 45 persen suara.

Namun, hasil hitung cepat tidak bisa dijadikan sandara. KPU akan mengumumkan resmi hasil perhitungan suara yang sah pada 22 Mei 2019 mendatang. (MHI)*

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan