Polisi Arab Gerebek Markas Pelaku Serangan Gedung di Riyadh

Polisi Arab Gerebek Markas Pelaku Serangan Gedung di Riyadh

Empat pelaku tewas dan 13 lainnya ditangkap oleh polisi Arab Saudi. Para pelaku yang berasal dari ISIS itu berencana membom gedung pemerintah.

Polisi Berhasil Cegah Rencana Pemboman Gedung di Riyadh

Konten.co.id – Arab Saudi telah menggagalkan rencana serangan teror ISIS pada hari Minggu (21/4/2019). Pasukan keamanan Arab Saudi telah menangkap 13 pelaku dan membunuh 4 militan ISIS.

Penangkapan itu terjadi setelah ISIS mengklaim bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan di sebuah kantor polisi di Zulfi pada hari Minggu (21/4/2019). Zulfi merupakan kota kecil yang berjarak sekitar 250 kilometer di bagian barat laut ibukota.

Dilansir dari Daily Mail, para teroris teridentifikasi sebagai militan Saudi yang menjadi anggota organisasi teroris ISIS. Petugas juga menyita lima sabuk peledak, pupuk organik, dan dua laptop.

Pasukan polisi menggerebek sebuah rumah atau markas militan tersebut, yang digunakan sebagai pabrik bom. Petugas menyita rompi, bom rakitan, senapan Kalashnikov, dan berkas-berkas ISIS.

Menurut laporan kantor berita pemerintah Saudi Press Agency, upaya serangan teroris akan dilakukan di gedung Kementerian Dalam Negeri di pinggiran kota al-Zulfi di Riyadh. Polisi mengatakan bahwa mereka telah membunuh empat tersangka militan ISIS. 

Setelah menghancurkan pemberontakan al-Qaeda lebih dari satu dekade lalu, pemboman dan penembakan mematikan telah dilakukan oleh ISIS terhadap pasukan keamanan dan minoritas Muslim Syiah di Arab Saudi.

ISIS dan al-Qaeda telah bertahun-tahun mengkritik kepemimpinan kerajaan sekutu Barat. Mereka menuduhnya menyimpang dari interpretasi ketat mereka tentang Islam dan mendahulukan kepentingan musuh-musuh AS mereka.

Pada bulan Maret, Pasukan Demokrat Suriah yang didukung AS mengumumkan kemenangan atas kekhalifahan ISIS, tetapi pertempuran belum berakhir. (RM)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *