Petugas Kelelahan, IDI Minta KPU Ubah Pola Pemilihan

Petugas Kelelahan, IDI Minta KPU Ubah Pola Pemilihan

Hingga pagi ini, 318 petugas KPPS dilaporkan meninggal dunia . Untuk itu PB IDI meminta KPU ubah pola pemilihan di pmilu mendatang.

Ratusan KPPS Meninggal, IDI Minta KPU Ubah Pola Pemilihan

Konten.co.id – Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia kembali bertambah. Hingga pagi ini, 318 petugas KPPS dilaporkan meninggal dunia.

Sementara itu, jumlah petugas KPPS yang sakit sebanyak 2.232 orang. Total petugas KPPS yang meninggal dan sakit sebanyak 2.550 orang “Update data per 30 April 2019 pukul 08.00 WIB, (petugas) wafat 318,” kata Sekjen KPU Arif Rahman dalam keterangannya, Selasa (30/4/2019).

Untuk itu, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta KPU ubah pola Pemilu kedepan.

Budi Wiweko Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Selasa (30/4/2019) mengatakan semua pihak harus melihat bagaimana korban meninggal. “Pertama harus dilihat dulu apakah korban meninggal ditempat atau setelah kegiatan dan dibawa untuk pengobatan yang lebih dalam,” katanya.

Dikatakannya ada dua penyebab kematian petugas KPPS. Yang pertama adalah kelelahan. Menurutnya, dari sisi kesehatan Pemilu kali ini memang melelahkan. “Bagi petugas pemungutan suara tentunya bebannya ada dua yaitu beban pekerjaan. Pada satu pemilih ada lima surat suara dan masing- masing surat suara ada berbagai jenisnya, ada nama partai ada nama calegnya tentu ini bukan pekerjaan yang ringan,” kata dia.

Yang kedua beban stress. Budi mengatakan mungkin hal ini tidak dirasakan oleh para koban. Mereka stress karena pekerjaan yang banyak namun harus diselesaikan dengan singkat dan tidak boleh ada kesalahan.” Kedepannya kami ingin dari pemerintah, KPU, kami dari asosiasi profesi kedokteran harus bisa membackup pekerjaan mereka dan pemerintah,” ucapnya. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *