Pemantau Quick Count BPN Diserang Telpon Misterius

Pemantau Quick Count BPN Diserang Telpon Misterius

Pemantau Quick count dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diserang telepon dari nomor asing. Telepon yang berasal dari Amerika Serikat ini diklaim dilakukan oleh oknum yang ingin mengganggu IT pemantau Quick count Prabowo-Sandi.

Ganggu IT, Nomor Telepon dari Amerika Serang Pemantauan Quick Count BPN

Konten.co.id – Pemantau Quick count dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diserang telepon dari nomor asing. Hal ini diklaim dilakukan oknum tertentu untuk mengganggu quick count hasil pemilu 2019 bagi Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Hal ini seperti video yang beredar di sosial media dari anggota BPN Mustafa Kamal. Ia mengatakan nomor telepon tersebut berasal dari luar negeri. Terutama dari Amerika Serikat.

Nomor telepon misterius tersebut menghubungi semua pemantau dari BPN setiap semenit atau sedetik sekali. “Selama Quick Count dimulai semua handphone dari influecer yang berhubungan dengan Prabowo-Sandi diserang dari negara sebuah negara. Banyakan dari negara bagian di Amerika. Setiap menit setiap detik dihubungi agar setiap gadget kami tidak bisa digunakan dan diaktifkan,” katanya.

Ia mengatakan salah satu negara bagian di Amerika Serikat yang menghubungi nomor teleponnya.” Nah ini dari Amerika, ini dari New York. Ini setiap menit menghubungi, “katanya sambil menunjukkan gadgetnya yang sedang dihubungi tersebut.

Untuk mengatasinya ia mengaku memindahkan nomornya ke telepon tanpa internet. Bahkan, nomor ini bisa menembus flight mode.” Yang bisa melakukan ini hanya pihak-pihak tertentu pihak-pihak yang punya kuasa yang punya alat. Saya ga mengerti, lihat ini gak pernah berhenti. Ini dari Amerika,” kata dia.

Ia pun memperkirakan itu bukan direct phone. Tapi bisa jadi itu panggilan tersambung ke nomor seluruh IT dari Prabowo-Sandi selama quick count berlangsung.” Disini ada yang tidak beres ada yang janggal ada yang bermain IT disini. Tadi saya hubungi mas Aldi, mas Hermansyah yang berkutat dengan IT Prabowo-Sandi semuanya diserang dengan telepon-telepon dari Amerika Serikat,” ucapnya.

“Ini lihat. Panggilan ini terus berlangsung dari Quick count dimulai. Lihat dari mana ini? Dari Amerika Serikat,” ucapnya meyakinkan.

Ia pun berpesan agar semua pendukung Prabowo-Sandi untuk bersabar dan jangan terlalu percaya pada quick count. “Kita lihat saja dari C1 pleno. Kita tunggu hitungan paling real saja. Jangan patah semangat, kita dukung terus Prabowo-Sandi, Allahuakbar,” tutupnya. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan