Netanyahu Kembali Bertahan, Rekor PM Israel Terlama

Netanyahu Kembali Bertahan, Rekor PM Israel Terlama

Benny Gantz menyatakan kekalahannya dalam pemilu Israel kali ini, membuat Netanyahu bertahan untuk kelima kalinya.

Benjamin Netanyahu kembali menduduki kursi Perdana Menteri Israel

Konten.co.id – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berhasil mempertahankan kekuasaannya. Dia memenangkan pemilihan umum yang akan menjadi rekor masa jabatan kelimanya.

Netanyahu berhasil mendapatkan 65 kursi di parlemen, yang berarti akan ditugaskan oleh presiden Israel untuk membentuk pemerintahan ke depannya. Dia menjadi perdana menteri yang terlama dalam sejarah Israel dan lebih lama dari perdana menteri pertama Israel, David Ben Gurion.

Dengan masa jabatan yang kelima ini, Netanyahu bertanggung jawab atas keadaan demokrasi Israel dan nasib konflik Israel-Palestina. Netanyahun kemungkinan akan diloloskan dari tuduhan suap dan penipuan oleh koalisinya dengan UU yang melindunginya dari penuntutan saat menjabat sebagai perdana menteri untuk sementara waktu.

Sedangkan pesaing utamanya Benny Gantz dan aliansi sentrisnya telah mengakui kekalahan dalam pemilu Israel tahun ini, tetapi panglima militer tersebut mengatakan mereka akan kembali bersaing dalam pemilu tahun depan. 

Kemenangan Netanyahu disambut dengan cemas oleh warga Palestina, yang khawatir pemerintahan Israel selanjutnya akan menjadi yang paling kanan. Dalam pemilu, Netanyahu bersumpah untuk mencaplok permukiman Israel di Tepi Barat, yang merupakan sebuah langkah untuk menghancurkan sisa harapan Palestina. Dia juga berjanji untuk menghancurkan desa-desa Badui.

Tindakan ini dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional. Ajudan Presiden Palestina Ahmed Majdalani mengatakan akan mencari bantuan internasional untuk mencegah apapun rencana pencaplokan tanah Palestina karena kemenangan Netanyahu. 

Presiden AS Donald Trump mengucapkan selamat kepada Netanyahu, yang menurutnya merupakan peluang yang lebih baik untuk perdamaian. 

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Bibi (sebutan Netanyahu). Sepertinya persaingan tersebut telah dimenangkannya. Mungkin terlalu awal tapi saya dengar dia memenangkannya dengan baik,” ujar Trump sebelum hasil resmi dikeluarkan, yang dilansir dari Independent.

Trump merupakan sekutu terdekat Israel-AS. AS merupakan satu-satunya negara yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. AS juga memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem.

Seorang pengamat politik Dr Ofer Kenig mengatakan bahwa hasil pemilu kali ini menandai tiga kali lipat kemenangan untuk Netanyahu dan salah satu kemenangan terbesar partai Likud dalam satu dekade. Hasil tersebut memberikan kekuatan lebih bagi Netanyahu untuk memegang pemerintahan kedepannya.(RM)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *