Jutawan China Terlibat Penyuapan di Universitas Harvard

Jutawan China Terlibat Penyuapan di Universitas Harvard

Jutawan China Jie Jack Zhao harus berurusan dengan FBI dan IRS dalam kasus suap di Universitas Harvard.

Muluskan Anaknya Masuk di Universitas Harvard, Jutawan China Terlibat Penyuapan

Konten.co.id – Seorang pelatih anggar di Universitas Harvard menjual rumahnya dengan harga dua kali lipat kepada seorang jutawan China hanya beberapa bulan sebelum putranya diterima di Harvard dan bergabung dengan tim atlet anggar. Kasus ini sedang ditinjau oleh pihak universitas.

Wirausahawan Jie Jack Zhao membeli rumah dari Peter Brand pada tahun 2016 dengan harga hampir $1 juta, yang seharusnya nilai jual rumah pada saat itu hanya $549.300. Tidak lama kemudian putranya Edward (19) direkrut oleh Brand untuk pasukan anggar dan diterima di Harvard.

Dilansir dari Washington Post, keluarga Zhao tidak pernah mendiami rumah tersebut dan 17 bulan kemudian menjualnya dengan harga yang anjlok seharga $699.900, yang berarti kehilangan hampir $300.000 dari harga yang dibelinya.

Zhao membantah pernyataan bahwa ia membeli rumah itu untuk membantu putranya masuk ke Harvard. Tapi dia membeli rumah itu untuk investasi dan sebagai bantuan bagi Brand yang harus menempuh jarak 12 mil untuk sampai ke universitas dan melatih anggar setiap harinya.

Zhao juga memberikan sumbangan sebesar $1 juta kepada National Fencing Foundation (NFF) Washington DC pada Februari 2013, yang merupakan tahun pertama anak tertuanya, Eric, masuk ke Harvard. Tetapi dia mengatakan bahwa dia diterima pada akhir tahun 2013 dan mengaku tidak mengetahui hubungan ayahnya dengan Brand.

Harvard akan meninjau kasus tersebut bersama tim FBI dan IRS. Harvard merupakan salah satu universitas bergengsi di dunia yang memiliki kebijakan penerimaan yang ketat. Pihaknya merekrut 40 orang yang dipilih oleh komite untuk memeriksa lamaran dari para atlet. 

Dilansir dari Daily Mail, kasus ini diperiksa oleh kantor yang sama, yang menuntut 50 orang tua dan pembimbing yang terindikasi dalam skandal penyuapan perguruan tinggi. 

Seorang pengusaha California Peter Jan Sartorio menjadi orang tua pertama dalam skandal tersebut yang mengaku bersalah.  Sejauh ini tiga orang telah mengaku bersalah, diantaranya konsultan penerimaan Rick Singer dan pelatih sepak bola wanita di Yale, Rudy Meredith.

Kasus ini adalah skandal penerimaan perguruan tinggi terbesar yang pernah dituntut oleh Departemen Pengadilan AS. Aktris Hollywood Felicity Huffman dan Lori Loughlin dan Mossimo Giannulli telah ditangkap atas skandal penyuapan tersebut. (RM)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan