Jutaan Orang Tandatangani Petisi #JusticeForAudrey

Jutaan Orang Tandatangani Petisi #JusticeForAudrey

Bullying yang dialami Audrey mendapat respon dari jutaan warganet.

Trending, Jutaan Orang Tanda Tangani Petisi #JusticeForAudrey

Konten.co.id – Kasus bullying yang diikuti dengan kekerasan seksual terhadap seorang remaja berusia 14 tahun bernama Audrey di Pontianak mendadak jadi viral dengan tagar #JusticeForAudrey.

Simpati untuk Audrey serta kemarahan kepada para pelaku yang berjumlah 12 orang ramai-ramai diunggah dengan tagar #JusticeForAudrey.

Tak terima dengan kasus kekerasan terhadap siswa SMP itu, warganet pun membuat petisi online “KPAI dan KPPAD Segera Berikan Keadilan Untuk Audrey #JusticeForAudrey” di laman Change.org. 

Petisi online tersebut ditujukan untuk Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPAD) untuk tidak menyelesaikan kasus dengan akhir damai.

“Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPAD) berharap ini berakhir damai demi masa depan para pelaku. Kenapa korban kekerasan seperti ini harus damai?” ujar pembuat petisi, Fachira Anindy, dalam petisi tersebut seperti dikutip dari Change.org.

Sang pembuat petisi mempertanyakan, mengapa korban kekerasan harus damai. “Pelaku harus diadili dan kalau bersalah, kirim ke penjara anak,” tulisnya.

Petisi tersebut ditargetkan untuk mendapatkan 500 ribu tanda tangan. Namun saat berita ini diturunkan, jumlah warganet yang telah menandatangani petisi ini sudah mencapai 2.049. 372 tanda tangan. 

Setelah tagar #JusticeForAudrey kini jutaan orang ikut mendukung agar KPPAD dan KPAI bisa memberikan keadilan dengan menghukum pelaku kekerasan terhadap Audrey (14) siswa SMP di Pontianak. Hal itu setelah ada petisi online di Change.org yang kini ditandatangani oleh 2 juta lebih masyarakat Indonesia

Tagar #JusticeForAudrey menjadi trending topic di lini masa Twitter Indonesia. Tagar ini viral dikicaukan oleh warganet di lini masa Twitter, Selasa (9/4/2019).

Salah satunya dari @ZianaFazura yang mentweet “Audrey seorang pelajar SMP di Pontianak dikeroyok 12 perempuan berstatus pelajar SMA terbaring di rumah sakit. Salah satu pelaku mencolok kemaluannya untuk membuat korban tidak perawan lagi dan saat ini menimbulkan pembengkakkan di area kewanitaan korban.#JusticeForAudrey”

Selanjutnya ia menulis. “Urusan cinta bisa seperti ini. Buat adik-adik semua, suka sama lelaki itu normal tapi jangan sampai merugikan dirimu dan orang lain”

Dicuitan selanjutnya ia pun menyampaikan “Yang paling mengejutkan saya: Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) berharap ini berakhir DAMAI demi masa depan para pelaku. Kenapa korban kekerasan seperti ini harus DAMAI? Pelaku harus diadili dan kalau bersalah kirim ke penjara anak. #JusticeForAudrey”

“Berdasarkan apa yang saya baca dari curhatan kerabat korban dan liputan media tentang kasus ini: Ini bukan perbuatan spontan! Tapi perbuatan yang sudah DIRENCANAKAN oleh pelaku utama dan teman-temannya. Semua pelaku harus dihukum sesuai perannya masing-masing. #JusticeForAudrey”

“Mari doakan Audrey dan keluarganya bisa melewati ini semua. Ayo gunakan #JusticeForAudrey sebagai dukungan kita untuk Audrey dan keluarganya. Simpati juga untuk keluarga pelaku yang mungkin tidak tahu kelakuan anaknya di luar rumah, tapi keadilan harus tetap ditegakkan”. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *