Isu Kebangkitan PKI Buntut Tak Peduli Kaum Muda Pada Sejarah

Isu Kebangkitan PKI Buntut Tak Peduli Kaum Muda Pada Sejarah

Kebangkitan PKI telah digaungkan mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen sejak 2018. Kivlan menyebut ada puluhan juta orang yang tergabung ke dalam PKI.

Ini Ciri-ciri Bangkitnya PKI Menurut Purnawirawan TNI

Konten.co.id – Isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) terus merebak. Apalagi di saat Pemilu, isu PKI dipakai untuk menebar informasi dalam berkampanye.

Salah seorang yang lantang menyoroti bangkitnya PKI yakni mantan Kepala Staf Kostrad, Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen. Pada Maret 2018, seperti dikutip dari Jawa Pos, Kivlan mengatakan memperoleh informasi jutaan orang bergabung ke PKI.

“Ada 15 juta pengikut dan simpatisan. Jadi, kalau dijumlah dengan anak cucu bisa 60 juta,” kata Kivlan.

Jika benar ada puluhan juta pengikut PKI, ciri-ciri apa saja yang bisa diketahui?

Kivlan menyebut sangat mudah untuk mengetahui ciri-cirinya. Para simpatisan PKI sering memakai atribut PKI atau yang berbau paham komunisme.

PKI mempunyai kelompok yang cukup teroganisir. Mereka pun ramai-ramai membuat kaos dan bendera.

Apabila orang tersebut ada di dalam satu partai, maka nampak ideologi partai yang digunakan yaitu Marxisme-Leninisme. Kivlan mengungkapkan, tujuan mereka tak lain untuk mengubah ideologi Pancasila.

Ciri lainnya yaitu pengikut dan simpatisan PKI seringkali meminta rehabilitasi kepada pemerintah. Kivlan menuturkan, mereka ingin nama baiknya dipulihkan sehingga bisa kembali eksis dan diterima di masyarakat.

Terakhir, pengikut dan simpatisan PKI ini juga sering menebarkan berita-berita bohong (hoaks). Misal, kata Kivlan, mereka memutarbalikkan fakta prestasi pemerintah lalu menyebarkannya ke masyarakat.

“Karena PKI ini selalu membuat bingung, seperti propaganda, fitnah, dan adu domba. Doktrin itu juga sudah berjalan,” 

Pemerhati psikologi politik dari Universitas Indonesia (UI), Dewi Taviana Walida Haroen menilai kebangkitan PKI merupakan bentuk kekhawatiran Kivlan terhadap generasi saat ini. 

Sebab, generasi milenial cenderung abai soal sejarah termasuk tragedi berdarah 1965.

“Dia kan orang tua. KhAwatir anak-anak ini lupa sejarah. Anak milenial ini seakan tidak peduli dengan sejarah masa lalu,” ujar Dewi.

Kivlan memang selalu getol menyuarakan tentang kebangkitan PKI. Dalam analisisnya, ada jutaan PKI yang akan merebut kekuasaan di Indonesia pada Pemilu 2019.

Dewi menduga ketakutan Kivlan soal PKI makin bertambah besar karena ada pihak yang membisikinya dengan informasi tentang kebangkitan komunis. Akibatnya, Kivlan selalu lantang meneriakkan bahaya komunisme.

“Ada juga yang memanas-manasi beliau. Bisa jadi beliau ini jadi tambah baper (terbawa perasaan),” katanya.

Lebih lanjut Dewi mengatakan, Kivlan sebagai mantan TNI memang selalu berpesan ke generasi muda untuk mewaspadai kebangkitan PKI dan komunisme. 

“TNI juga jadi korban (tragedi 1965), wajar kalau Pak Kivlan makin waspada dengan isu PKI ini,” ujarnya. (FW)

Infografis PKI
Ciri-ciri Kebangkitan PKI

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan