Inggris Memerangi Konten Bahaya, Bos Medsos Terancam Hukuman

Inggris Memerangi Konten Bahaya, Bos Medsos Terancam Hukuman

Sejumlah konten negatif di media sosial jadi bahasan pemerintah Inggris. Rencananya Inggris akan menerapkan pembatasan konten di media sosial.

Inggris Rencanakan Aturan Pembatasan Konten Medsos

Konten.co.id – Inggris merencanakan regulasi media sosial untuk memerangi konten berbahaya. Pada hari Senin (8/4/2019) Inggris mengusulkan undang-undang keamanan online.

Aturan itu akan memberikan hukuman pada perusahaan media sosial dan perusahan teknologi jika mereka gagal melindungi penggunanya dari konten yang berbahaya.

Mudahnya akses terhadap konten-konten yang merusak terutama di kalangan anak muda telah menyebabkan kekhawatiran di seluruh dunia. 

Hal ini menjadi sorotan di Inggris setelah kematian seorang gadis remaja berumur 14 tahun, Molly Russell, setelah melihat postingan tentang materi depresi dan bunuh diri. 

Dilansir dari Daily Mail, pemerintah di seluruh dunia sedang berjuang bagaimana mengontrol konten dengan lebih baik di media sosial, yang sering menjadi sumber penyebaran konten pornografi, pelecehan, dan untuk memengaruhi atau memanipulasi pemilih politik. 

Kekhawatiran tersebut dipicu oleh siaran langsung dari facebook mengenai penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru yang terjadi Maret lalu. 

Pemerintah Inggris mengatakan akan mempertimbangkan kemungkinan penerapan denda, memblokir akses ke situs web, dan memaksa tanggung jawab pada perusahaan jika gagal membatasi atau memerangi konten berbahaya. Mereka juga akan membentuk regulator baru  untuk mengawasi peraturan tersebut.

Facebook menganggapi hal tersebut dengan harapan mereka dapat bekerja sama dengan pemerinah Inggris untuk menerapkan peraturan baru dengan efektif. Rebecca Stimson, kepala kebijakan publik Inggris di Facebook, mengatakan setiap aturan baru harus memberikan keseimbangan antara melindungi masyarakat dan mendukung inovasi dan kebebasan berbicara.

Perdana Menteri Theresa May mengatakan bahwa meskipun Internet bisa dengan mudah menghubungkan orang-orang, tetapi itu tidak cukup untuk melindungi pengguna, terutama anak-anak dan remaja. (RM)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *