Gempa Hebat 6,3 SR di Manila Tewaskan 11 Orang

Gempa Hebat 6,3 SR di Manila Tewaskan 11 Orang

Gempa yang mengguncang Manila menyebabkan korban jiwa dan bangunan ambruk. 

Korban Gempa Filipina Bertambah Menjadi 11 Orang

Konten.co.id (Filipina) – Sebanyak 11 orang meninggal dalam gempa yang mengguncang Manila pada hari Senin (22/4/2019). Sekitar 24 orang hilang dan 81 orang mengalami luka-luka, serta merusak bandara sekunder di Manila.

Gempa disebabkan oleh pergerakan patahan di kedalaman 12 kilometer di dekat kota Solidum, provinsi Zambales, Filipina.

Gempa mengguncang pulau Luzon dengan kekuatan 6,3 skala richter, yang berpusat sekitar 60 kilometer dari ibukota Manila.  Lebih dari 400 gempa susulan terjadi di Filipina, sebagian besar gempa tidak terasa. 

Sebelumnya Gubernur Pampanga Lilia Pineda mengatakan bahwa depalan orang meninggal akibat gempa tersebut. Pada hari Selasa (23/4/2019) melansir dari AP News, korban meninggal bertambah menjadi 11 orang. 

Pada hari Selasa (23/4/2019) petugas penyelamat berhasil menarik korban dari bangunan Supermarket Chuzon berlantai empat yang ambruk karena gempa.

Seorang fotografer The Associated Press melaporkan bahwa pada Senin (22/4/2019) masih terdengar suara teriakan meminta tolong dari korban yang tertindih reruntuhan bangunan supermarket.

Setidaknya 24 orang hilang di daerah pertanian, sebagian besar di reruntuhan supermarket yang ambruk di Porac. Selain itu, sebanyak 81 orang mengalami luka-luka.

Relawan palang merah, tentara, polisi, dan penduduk saling membantu satu sama lain untuk mengevakuasi para korban yang masih terjebak di reruntuhan. Baik yang masih hidup ataupun meninggal. Petugas menggunakan bantuan empat alat berat dan anjing pelacak untuk mencari korban hilang.

Gempa tersebut menggoyangkan gedung-gedung pencakar langit di Manila. Bandara Internasional Clark di Manila ambruk dan menyebabkan tujuh orang mengalami luka ringan karena terkena reruntuhan langit-langit lobi bandara. 

Akibatnya, Departemen Perhubungan Filipina mengumumkan bahwa aktivitas di bandara akan ditangguhkan selama 24 jam karena kerusakan.

Lebih dari 100 jadwal penerbangan telah dibatalkan. Maskapai Cebu Pacific Air telah membatalkan enam penerbangan pada Senin malam waktu setempat.

Filipina merupakan salah satu negara di dunia yang paling rawan bencana. Negara itu sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung merapi.

Negara itu terletak di Lingkaran Api Pasifik, yang merupakan sebutan dari busur gunung merapi dan jalur patahan seismik aktif di cekungan Pasifik. Pada tahun 1990, Filipina diguncang gempa berkekuatan 7,7 SR yang menewaskan hampir 2.000 orang. (RM)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *