China Habiskan Dana Rp 85 M untuk 1 KM Jalan Raya Panel Surya

China Habiskan Dana Rp 85 M untuk 1 KM Jalan Raya Panel Surya

China akan terus mengembangkan jalan panel surya untuk menunjang mobil listrik di masa depan.

China Membangun Jalan Panel Surya sepanjang 1 KM dengan Biaya Rp 85 M 

Konten.co.id – China membangun jalan raya bertenaga panel surya, pemetaan sensor, dan pengisi daya listrik. Jalan tersebut akan terbentang sepanjang 1.080 meter di timur kota Jinan dan menghabiskan Rp 85 M untuk pembangunan tersebut.

China merupakan salah satu negara yang selalu mengikuti perkembangan teknologi energi terbarukan. Negara ini bekerja sama dengan Qilu Transportation Development Group Co. untuk membangun jalan raya berteknologi panel surya.

Teknologi tersebut akan tertanam di bawah beton transparan yang digunakan untuk membangun jalan raya sepanjang 1.080 km. Melansir dari Bloomberg, panel surya tersebut akan menghasilkan listrik yang cukup untuk menyalakan lampu jalan dan 800 rumah.

Tim penelitian dan pengembangan Qilu harus mengembangkan teknologi dan membuat bahan-bahan di laboratorium sendiri sehingga pengluaran biaya awal sangat tinggi. Perusahaan Qilu dimiliki oleh pemerintah provinsi Shandong, Jinan. 

Jalan ini memiliki tiga lapisan. Lapisan luar yang transparan memiliki fungsi selain melindungi panel surya di bawahnya, juga dapat membantu sinar matahari mencapai panel surya. Lapisan atas juga mempunyai ruang di dalamnya untuk menyimpan daya dan memantau suhu, arus lalu lintas, dan beban berat.

China menghabiskan total biaya sekitar 41 juta yuan (Rp 85 M), dengan 7.000 yuan (Rp 14 juta) per meter persegi. Jalan ini dibangun dengan dua jalur yang dapat bertahan hingga 15 tahun sama seperti jalan raya aspal biasanya.

Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya China untuk menunjang teknologi electric vehicle (EV) di masa depan. Pemerintah Tiongkok berambisi pada tahun 2030 sebanyak 10 persen mobil di China harus self-driving. 

China menyumbang separuh dari semua penjualan EV di seluruh dunia atau sekitar 1 juta mobil listrik pada tahun ini. Itu melampaui nilai AS pada tahun 2015 untuk menjadi pasar mobil listrik terbesar di dunia, termasuk penjualan baterai mobil, plug-in hybrid dan bahan bakar mobil. 

China menargetkan penjualan sebanyak 7 juta EV pada tahun 2020. Teknologi transportasi di masa depan akan datang jauh lebih cepat dari ekspektasi kita, sehingga China memastikan jalan juga berevolusi agar sesuai dengan pengembangan teknologi kendaraan.

“Jalan raya (panel surya) yang telah digunakan seperti produk generasi 1.0. Kami sedang mengerjakan generasi 2.0 dan 3.0,” ujar manajer umum Qilu Zhou Young.

Konstruksi ini dibuat pada pemerintahan Presiden Xi Jinping, yang mempunyai misi Made in China 2025 untuk membantu negara ini menjadi pemasok manufaktur yang maju selain sepatu, pakaian dan mainan untuk di ekspor. China juga memiliki target menjadi pusat Artifical Intelligence pada tahun 2030. 

Sebelumnya pada tahun 2016, Prancis menjadi negara pertama yang membangun jalan raya panel surya. Negara ini bekerja sama dengan perusahaan konstruksi Prancis Bouygues SA telah melakukan uji coba jalan panel surya sepanjang 1 km di Normandy dan telah diperluas ke 20 lokasi. (RM)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan