Cetak Rekor, Pertamina Setor Pajak Rp 120.8 Triliun

Cetak Rekor, Pertamina Setor Pajak Rp 120.8 Triliun

PT Pertamina (Persero) mendapatkan Penghargaan Wajib Pajak Tahun 2019 dari Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Penghargaan Pertamina sebagai salah satu wajib pajak besar.

Tertinggi Sepanjang Sejarah, Pertamina Setor Pajak Rp 120.8 Triliun

Konten.co.id – PT Pertamina (Persero) mendapatkan Penghargaan Wajib Pajak Tahun 2019 dari Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Penghargaan Pertamina sebagai salah satu wajib pajak besar.

Penghargaan ini diberikan karena selama lima tahun terakhir, total setoran pajak Pertamina mencapai lebih dari setengah kuadriliun rupiah

Pada tahun ini PT Pertamina(Persero) menyetor Rp 120,8 triliun ke negara dari hasil pendapatannya pada 2018. Angka tersebut melonjak 12,8 persen dibanding setoran pajak dan dividen pada 2017. Yang terdiri dari 93 persen setoran pajak dan tujuh persen dari dividen.

Total kontribusi PT Pertamina untuk APBN di 2018 ini tercatat sebagai setoran terbesar sepanjang sejarah BUMN energi itu berdiri sejak 61 tahun silam. Dimana tahun 2017 total setoran pajak dan dividen hanya berkisar Rp 107,1 triliun.

“Pertamina Grup terus berkomitmen meningkatkan kontribusi kepada Negara dalam rangka memperkuat APBN. Kontribusi Pertamina juga terus ditingkatkan untuk masyarakat melalui berbagai aktivitas bisnis dan non bisnis seperti CSR dan PKBL,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman Fajriyah, Jumat (26/4/2019).

Terpilihnya Pertamina untuk mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan telah berkontribusi secara signifikan bagi negara melalui pembayaran pajak.

“Pertamina senantiasa patuh pada kewajiban pajak dan secara intensif berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Pajak untuk memastikan pembayaran pajak terpenuhi sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Setoran pajak yang cukup signifikan dikontribusikan dari anak perusahaan di sektor hulu diantaranya Pertamina EP Cepu sebesar Rp 8,08 triliun, PT Pertamina EP sebesar Rp 7,4 triliun, Pertamina Hulu Grup & PT Pertamina Hulu Energi sebesar Rp 3,6 triliun, PT Pertamina Hulu Indonesia sebesar Rp 3,5 triliun.

“Penerimaan pajak migas ini sangat berarti dalam pencapaian KPI KPP Migas tahun 2018 yang berhasil mencapai 98 persen dengan kategori hijau,” tandasnya. (AI)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan