BPN Akui Gaungkan Narasi Kecurangan

BPN Akui Gaungkan Narasi Kecurangan

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Irfan Yusuf mengakui narasi kecurangan

BPN Akui Gaungkan Narasi Kecurangan, Ternyata ini Maksudnya

Konten.co.id – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Irfan Yusuf mengakui kubunya sering menggunakan narasi kecurangan pemilu sebagai bentuk peringatan kepada lembaga penyelenggara pemilu. Terlebih potensi kecurangan muncul akhir- akhir ini.

“Itu untuk meyakinkan kepada aparat kepada petugas untuk benar-benar bekerja dengan hasil dan jujur,” katanya dilansir Medcom.id, Jumat (12/4/2019).

“Kita memberi warning kepada petugas, pemerintah, KPU supaya benar-benar jujur dan adil. Intinya kita yakin kalau jujur dan adil siapa pun pemenangnya kita terima,” tegas pria yang akrab disapa Gus Irfan.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Johnny Plate menilai kubu 02 sedang panik. Karena menurutnya, peluang untuk menang pasangan tersebut semakin menipis.

potensi kecurangan pemilu yang sering muncul membuat kubu Prabowo-Sandi menggunakan narasi kecurangan untuk memperingatkan penyelenggara Pemilu. Namun cara ini dinilai bukan bentuk demokrasi .

“Itu wujud dari kepanikan. Jangan panik ikuti proses demokrasi. Sudah ada undang-undangnya, sudah ada aturannya kalau memang ada yang dirasakan dirugikan dalam penyelenggaraannya ikut aturan undang-undang,” tegas Plate.

Sebagai peserta pemilu, lanjutnya kubu Prabowo-Sandi harus turut bertanggung jawab menjaga legitimasi penyelengara pemilu.

Ancaman kepada lembaga penyelenggara pemilu bukan ciri berdemokrasi. Hal itu mencerminkan calon pemimpin yang otoriter yang tak cocok di era demokrasi seperti saat ini.

“Penyelenggara pemilu sudah bekerja sungguh-sungguh bersama-sama kita jaga kualitasnya dilaksanakan menghasilkan pemimpin yang juga disukai oleh rakyat,” kata Plate.

“Jangan ancam mengancam kalau ancaman begitu otoritarian mindset. Itu tidak cocok di era demokrasi sekarang,” tandasnya. (AI)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *