Bermasalah di Mesin, Recall Honda PCX Lokal Viral

Bermasalah di Mesin, Recall Honda PCX Lokal Viral

Motor Honda PCX baru milik Andreas Priyanto mengalami rusak parah. Ia mengutarakan kekecewaannya dengan petisi Recall Honda PCX Lokal

Mesin Honda PCX Bermasalah, Petisi Recall Honda PCX Lokal Viral di Medsos

Konten.co.id – Pemilik Honda PCX asal Surabaya, Andreas Priyanto membuat petisi bertajuk “Recall Honda PCX Lokal” di situs change.org. Hal ini merupakan buntut atas kekecewaan setelah mengalami tiga masalah pada PCX yang dibelinya.

Dalam postingannya, Andreas menyebutkan bahwa motornya punya gejala gredek di rpm rendah, tarikan gas berat dan kasar di rpm rendah, serta motor mati mendadak.

Sontak atas postingannya tersebut langsung direspon netizen dengan menandatangi petisi tersebut. Total hingga Sabtu siang (13/4/2019), petisi tersebut telah ditandatangi oleh 1.301 orang. Andreas dikabarkan belum mau menutup petisi tersebut sebelum masalah pada PCX-nya selesai.

Respon dari netizen maupun pengguna PCX pun beragam. Bahkan dalam komentar ternyata selain masalah serupa juga ada keluhan lain dari Honda PCX.

“Saya menggunakan Honda PCX 150 Lokal dari April 2018. Masalah yang saya alami. Shock Belakang Bengkok. Dulu sempat saya protes dan lapor ke akun Twitter AHM, saya sangat menghargai niat baik Dealer Honda di kota saya, manajernya datang dan MENGAKUI itu memang cacat dari produksinya. Dia bilang produk manusia ga ada yang sempurna. Dan sempat menjanjikan akan mengganti part shocknya tadi. Tapi diminta bersabar, karena ini produk baru, jadi spare part juga masih susah, apalagi posisi kami di tengah-tengah pulau Kalimantan,” tulis Jaka Aria dalam komentarnya.

Selain itu Jaka Aria mengeluhkan klakson terkadang tidak bunyi. Sama seperti Andreas, PCX miliknya juga mengalami gredek di rpm rendah. Namun setelah dibawa ke bengkel AHASS masalah tersebut hilang.

“Katanya ada bagian yang diampelas di dalam box CVT, sampai sekarang gredek belum muncul lagi,” paparnya seperti ditulis di kolom komentar change.org

Dalam petisi yang ia buat, Andreas mengaku setelah dibawa ke AHASS Simpang Dukuh Surabaya gredeknya tidak muncul lagi. Namun, lanjutnya, tarikan gas terasa lebih berat dari sebelumnya dan suaranya gas kasar serta konsumsi bahan bakar lebih boros dari sebelumnya.

“Saya ingin pertanggungjawaban, terutama masalah PCX yang tiba-tiba mati dari pihak PT Astra Honda Motor karena sangat merugikan saya sebagai konsumen. Serta merugikan banyak konsumen pengguna Honda lainnya yang mengalami hal serupa,” pintanya.

“Bro Andreas Priyanto, jangan sampai petisi ini ditutup sebelum SEMUA Honda PCX di-recall. Kasian konsumen yang lain,” timpal Jaka Aria lagi dalam komentarnya.

Hingga saat ini, pihak PT Astra Honda Motor (AHM) belum memberikan jawaban terkait persoalan ini. (AI)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan