Bentrok Ormas PP Vs Manggala GP Dipastikan Hoaks

Bentrok Ormas PP Vs Manggala GP Dipastikan Hoaks

Kabar bentrokan Ormas di Bandung Jawa Barat dipastikan hoaks. Hal itu dipastikan oleh kedua pimpinan Ormas tersebut.

Heboh di Medsos, Bentrok Ormas PP Vs Manggala GP Dipastikan Hoaks

Konten.co.id – Berita yang beredar di jejaring perpesanan Whatsapp mengenai terjadinya bentorkan antara ormas Manggala Garuda Putih dan ormas Pemuda Pancasila di sejumlah wilayah di Kota Bandung sudah dipastikan hoaks atau bohong.

Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Ketua Ormas Manggala Garuda Putih Kota Bandung, Deden Roni Juanda, dan Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Bandung, Yayan Suherlan.”Video yang beredar adalah hoaks. Saya pastikan sekali lagi, video dan foto yang beredar adalah hoaks,” ujar Deden dan Yayan dalam sebuah video klarifikasi, Kamis (25/4/2019) pagi.

Deden mengatakan, menanggapi kabar bohong itu, ormas Manggala Garuda Putih dan Pemuda Pancasila telah sepakat untuk menjaga keamanan wilayah Kota Bandung agar tetap kondusif.

Mengenai insiden penyerangan sekretariat Manggala Garuda Putih di Astanaanyar, Deden menyerahkan penyelidikan sepenuhnya kepada kepolisian.”Dalam kasus ini akan diserahkan kepada aparat kepolisian untuk diproses secara hukum,” kata dia.

Sebelumnya beredar kabar bahwa bentrokan antara ormas Manggala Garuda Putih dan Pemuda Pancasila terjadi di tiga tempat, yaitu di Kopo, Pagarsih, dan Astanaanyar. Korban yang jatuh dalam bentrokan itu sebanyak tujuh orang dari kedua belah pihak. Berita tersebut bahkan disertai dengan foto korban bentrok dan beberapa video kerusuhan yang sudah dipastikan hoaks.

Kapolsek Astana Anyar, Kompol Eko Listiono, menjelaskan, tiga orang yang sedang duduk di posko Manggala Garuda Putih tiba-tiba diserang oleh segerombolan orang yang datang dengan menggunakan motor, sekira pukul 16.00 WIB. Menurut keterangan saksi, gerombolan orang tersebut datang dengan membawa senjata tajam. Setelah melakukan penyerangan, para pelaku langsung kabur menggunakan motor.

“Pada saat itu ada tiga orang yang duduk di situ, salah satunya memang anggota Manggala, dua lainnya merupakan tamu, didatangi kurang lebih 12 orang pakai motor. Mereka teriak-teriak, mana orang Manggala,” ungkap Eko.

Ia menuturkan, penyerangan ini menyebabkan dua orang terluka. Satu orang mengalami luka di bagian lutut dan wajah, sementara satu orang lainnya terluka di bagian dagu.”Saat ini kita amankan barang bukti 1 samurai, 1 golok, besi panjang berukuran kira-kira 1 meter. Barang bukti ini kita amankan di TKP. Untuk pelaku belum ada yang diamankan. Sementara baru korban dan saksi yang kita mintai keterangan,” ujarnya.Polisi masih mendalami kasus penyerangan ini. Menurut Eko, kepolisian belum bisa menyimpulkan siapa pelaku penyerangan sekretariat Manggala Garuda Putih tersebut. (AI)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan