Bawaslu Garut Sebut Tak Ada Intervensi Periksa Sulman Aziz

Bawaslu Garut Sebut Tak Ada Intervensi Periksa Sulman Aziz

Kasus Sulman Aziz terus menggelinding meski sudah mencabut pernyataannya. Bawaslu akhirnya memeriksa Sulman untuk memberikan klarifikasi soal tak netralnya polisi.

Sulman Aziz Didampingi Pejabat Polda Jabar Saat Beri Klarifikasi

Konten.co.id (Garut) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut membantah adanya intervensi saat melakukan pemeriksaan kepada mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz. Pasalnya saat dimintai keterangan, Sulman didampingi sejumlah pejabat Polda Jawa Barat.

Salah satunya Kabid Hukum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yoslan. Saat wartawan meminta keterangan kepada Yoslan, yang bersangkutan tak mau memberikan tanggapan. Ia hanya menyebut jika dirinya ditugaskan untuk mendampingi Sulman.

Asep menyebut selama ini, pihaknya tak merasa mendapat intervensi untuk menyelesaikan kasus tersebut. Meski yang dimintai klarifikasi seorang polisi.

Komisioner Bawaslu Garut bidang Penindakan, Asep Nurjaman mengatakan, pihaknya bersikap profesional dalam melakukan pemeriksaan. Meski ada yang mendampingi Sulman saat melakukan pemeriksaan, pendampingnya tak boleh mengeluarkan tanggapan.

“Kami jalankan tugas secara profesional, jaga integritas. Terkait kasus ini, siapapun orangnya kami jalankan tugas. Tidak ada intervensi, hanya pendampingan saja yang hadir saat itu (dari Polda Jabar). Pendamping saat proses klarifikasi tak diperkenankan untuk beri tanggapan atau jawaban,” kata Asep usai memeriksa Sulman di Kantor Bawaslu Garut, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kamis (4/4/2019).

Pemeriksaan kepada Sulman selama dua jam untuk mendengar klarifikasi terkait pernyataan Sulman yang menyebut adanya perintah dari Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna untuk mendukung salah satu calon presiden. Ada 15 pertanyaan yang disampaikan Bawaslu kepada Sulman.

“Semua pertanyaan seputar pernyataan tak netralnya polisi. Belum bisa kami sampaikan sekarang jawaban dari pak Sulman. Apakah ada pelanggaran atau tidak nanti akan ditentukan dari rapat pleno komisioner Bawaslu,” ucapnya.

Selain memeriksa Sulman, Bawaslu Garut juga meminta keterangan tiga kapolsek yakni Kapolsek Kadungora, Garut Kota, dan Karangpawian. Kapolsek tersebut dimintai keterangan karena menjadi peserta dalam rapat yang diadakan bersama Kapolres Garut.

Sebelumnya, Sulman memenuhi panggilan Bawaslu Garut untuk memberikan klarifikasi. Sulman tiba di Kantor Bawaslu Garut sekitar pukul 12.30. Pemeriksaan dilakukan selama dua jam. (FW)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *