Anak Deputi Polisi Jadi Tersangka Pembakaran 3 Gereja di AS

Anak Deputi Polisi Jadi Tersangka Pembakaran 3 Gereja di AS

Petugas telah menangkap pelaku tiga gereja kulit hitam yang berutur-turut terbakar pada akhir Maret lalu.

Terungkap, Anak Deputi Polisi Jadi Tersangka Pembakaran 3 Gereja di AS

Konten.co.id – Polisi telah mengidentifikasi tersangka pembakaran 3 gereja warga kulit hitam di Louisiana pada hari Kamis (11/4/2019). Putra dari seorang wakil kepala polisi yang bernama Holden Matthews telah ditangkap atas tindakannya tersebut.

Matthews (21) ditangkap pada hari rabu (10/4/2019) dan didakwa dengan tiga tuduhan pembakaran bangunan keagamaan. Walaupun pembakaran tersebut tidak menelan korban, tetapi hal tersebut menimbulkan rasa sakit bagi para warga, terutama yang beragama Kristen.

Dilansir dari BBC, wakil polisi tersebut tidak mengetahui apa-apa tentang aktivitas putranya. Bahkan dia sendiri membantu penangkapan putranya dengan membawanya ke tempat di mana polisi dapat menahannya tanpa insiden.

Pria kulit putih ini akan dijatuhi hukuman penjara hingga 15 tahun. Matthews mematuhi polisi selama proses penangkapan. Dia juga tidak memiliki catatan kriminal atau tindak kekerasan.

Dalam penyelidikan, penyidik menemukan bahwa Matthews terlibat dengan jenis musik black metal yang memiliki hubungan sejarah dengan pembakaran gereja. Musik black metal merupakan sebuah subgenre ekstrim dari heavy metal. Musik ini sering mengandung referensi untuk setanisme dan paganisme.

Dari akun Facebooknya, penyidik menemukan bahwa Matthews merupakan seorang vokalis dan penulis lagu dair band heavy metal bernama Vodka Vultures. Dia juga mengomentari postingan tentang musisi black metal neo-Nazi Kristian Varg Vikernes, yang dipenjara pada tahun 1994 karena pembunuhan dan pembakaran gereja di Norwegia.

FBI sekarang tengah menyelidiki apakah insiden tersebut termotivasi dari genre musik yang tersangka geluti. Polisi setempat dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak (ATF) juga ikut terlibat dalam penyelidikan.

Kebakaran terjadi di Opelousas pada tanggal 26 Maret di Gereja St. Mary, 2 April di Gereja Greater Union, dan 4 April di Gereja Mount Pleasant. Opelousas merupakan kota kecil di Louisiana, Amerika Serikat. (RM)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan