Ada Pelakor, Istri-istri di Mataram Pilih Gugat Cerai Suami

Ada Pelakor, Istri-istri di Mataram Pilih Gugat Cerai Suami

Janda di Kota Mataram terus bertambah setiap harinya. Pasangan yang selingkuh mendominasi angka perceraian di Mataram.

Janda di Kota Mataram Meningkat, Selingkuh Jadi Penyebabnya

Konten.co.id (NTB) – Jumlah janda di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat semakin bertambah setiap hari. Angka perceraian cukup tinggi di Mataram. Alasan perselingkuhan membuat banyak istri menggugat cerai suaminya.

Setiap hari, selalu ada pasangan yang mengajukan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Mataram. Pada tahun lalu, ada 1.700 perkara yang ditangani PA Mataram.

Humas PA Mataram, Muhammad menyebut kasus perselingkuhan memang mendominasi perceraian di Mataram. Tren hadirnya orang ketiga membuat istri memilih menggugat cerai suaminya.

“Tren perceraian itu karena hadirnya orang ketiga atau selingkuh. Ini cukup tinggi alasan istri menggugat suaminya,” ujar Muhammad dilansir dari Radar Lombok, Sabtu (6/4/2019).

Selain adanya pelakor (perebut laki orang), faktor lain yang membuat tingginya angka perceraian karena masalah ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, dan istri yang tak mauy dipoligami.

“Macam-macam alasannya. Cuma bedanya di Kota Mataram tidak seperti yang terjadi di Lombok Timur. Kalau di Lombok Timur kasus perceraian itu banyak diakibatkan karena ditinggal pergi ke Malaysia,” ucapnya.

Perceraian juga disebabkan belum siapnya pasangan menjadi orang tua. Terlebih perceraian kebanyakan merupakan orang-orang yang saat menikah masih belum beranjak dewasa.

“Banyak yang menikah di usia dini juga. Kadang jadi pemicu karena belum siapnya mental mereka” katanya. (FW)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan