Video Ajakan Seorang Ibu Tak Pilih Jokowi Gegerkan Sulsel

Video Ajakan Seorang Ibu Tak Pilih Jokowi Gegerkan Sulsel

Video percakapan Sang ibu dengan seorang laki-laki di Sulawesi Selatan jadi perbincangan publik. Isi Video itu berisi anggapan Sang Ibu jika Jokowi terpilih maka Pendidikan Agama di sekolah akan dihapuskan.

Sang Ibu Dalam Video Beranggapan Jokowi Akan Hapus Pelajaran Agama di Sekolah

Konten.co.id – Video berdurasi 45 detik yang berisi dialog seorang ibu dengan dialek Bugis Makassar yang mengajak masyarakat untuk tidak memilih pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Joko Widodo (Jokowi)- Ma’ruf Amin gegerkan masyarakat di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam video tersebut, Ibu yang berpakaian Kuning Hitam itu menuduh pasangan nomor urut 01 akan menghapuskan pelajaran Agama di sekolah-sekolah jika terpilih.

“Kalau kita memilih Prabowo, kita pikirkan nasib agama kita, anak-anak kita. Walaupun kita tidak menikmati, tapi besok 5 sampai 10 tahun yang akan datang ini. Apakah kita mau kalau pelajaran Agama di sekolah dihapuskan oleh Jokowi bersama menteri-menterinya?” kata Ibu, sebagaimana dilansir dari Jawapos.

Dengan menggunakan masker di bawah dagu, Sang ibu itu tengah berbicara dengan seorang laki-laki. Ia mengatakan, Pendidikan Agama akan dihapuskan dari sekolah. Kemudian pesantren itu akan dijadikan sekolah umum.

Ujung pembicaraan, Laki-laki itu kemudian menyanggah pernyataan si ibu.

Saya mi (saya saja) dulu. Tabe (permisi). Saya mi dulu. Karena buru-buruka (saya buru-buru),” kata laki-laki itu.

Menanggapi video yang ramai diperbincangkan, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar Nursari mengatakan, pihaknya belum menerima laporan terkait pihak yang dirugikan dalam video itu.

“Kami baru dapat video ini dari teman-teman media. Kami langsung koordinasi dengan Bawaslu provinsi supaya segera langsung diidentifikasi terkait kejadian tersebut di daerah mana,” ujar Nursari.

Selain menunggu pelaporan dari pihak yang merasa dirugikan, untuk menyelidiki sumber dan siapa orang yang ada di dalam video tersebut, 
pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan.

“Sejauh ini, kami belum mendapatkan informasi itu di daerah mana. Tapi tentunya kami akan melakukan investigasi kalau ada yang melapor,” pungkasnya. (ME)

Property of
Tagar News Video

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *