Terhambat Jalan Rusak, Ibu Hamil ke Puskesmas Pakai Tandu

Terhambat Jalan Rusak, Ibu Hamil ke Puskesmas Pakai Tandu

Kondisi jalan rusak mengharuskan Siti Alawiyah, seorang ibu hamil di Garut menggunakan tandu ke puskesmas. Pasalnya, kendaraan bermotor tak bisa masuk mengantarnya ke Puskesmas.

Mau Lahiran, Wanita di Garut Dilarikan ke Puskesmas Pakai Tandu

Konten.co.id (Garut) – Seorang ibu dalam keadaan hamil tua terpaksa harus ditandu. Hal tersebut disebabkan rusaknya akses jalan di Desa Purwajaya, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut.

Kondisi ini kemudian viral di media sosial, postingan akun instagram @explorependeuy, pada Selasa (19/3/2019) sore mendapat respon dari banyak netizen.

“Apa yang ada pikirkan jika melihat kejadian seperti ini? Sangat mengkhawatirkan bukan?” tulis akun @explorepeundeuy dalam postingannya.

“Mempertaruhkan dua nyawa, kurang lebih kalimat tersebut yang bisa menggambarkan foto ini. Kejadian seperti ini bukan yang pertama kalinya, warga Desa Purwajaya terpaksa melakukan hal ini dikarenakan keadaan yang sangat darurat, sulitnya akses jalan (jalan rusak) dan masih kurangnya kendaraan umum menuju Desa Purwajaya memaksa mereka harus melakukan hal ini,” tulis akun @explorepeundeuy lagi.

Saat dikonfirmasi garut-express.id melalui direct message, Dikal Hadiansyah mengatakan, apa yang dialami Siti Alawiyah (23) ibu hamil yang ia posting di akun medsosnya bukan kali pertama.

“Ini bukan kejadian yang pertama kalinya situasi darurat seperti itu, Kang. Bahkan pernah ada juga warga yang sakit meninggal di perjalanan karena tidak mendapatkan pertolongan segera. Akses jalan utama Desa Purwajaya tidak bisa dilalui mobil,” kata Dekal melalui pesan WhatsApp.

Siti Alawiyah merupakan warga Kampung Sukamaju RT 02/04 Desa Purwajaya, Kecamatan Peundeuy. Kondisi kandungnya yang tua mengharuskannya dirujuk ke Puskesmas. Tidak adanya akses jalan kendaraan, membuatnya harus ditandu warga.

Jarak dari desa Purwajaya ke Puskesmas Pendeuy sekitar 5 km dan memakan waktu lebih dari 2 jam perjalanan tanpa dengan kendaraan.

Kondisi ini membuat geram masyarakat setempat. Pasalnya, sampai saat ini belum ada tanggapan serius dari pihak terkait untuk memperbaiki jalan utama warga disana. (ME)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *