Tak Ganti Baju Usai Olahraga, Picu Infeksi Jamur

Tak Ganti Baju Usai Olahraga, Picu Infeksi Jamur

Keringat akan dihasilkan setiap orang yang berolahraga. Namun jangan sampai pakaian yang berkeringat tak diganti.

Jangan Anggap Remeh Pakaian Basah Karena Keringat

Konten.co.id – Olahraga akan membuat keringat membasahi sekujur tubuh, terlebih pada area tertutup seperti selangkangan. Keringat akan membuat pakaian dalam lembap dan menjadi tempat yang ideal untuk jamur dan bakteri tumbuh. 

Setelah berkeringat, segera ganti pakaian dalam jika tidak ingin mengalami kondisi berikut.

Mengganti pakaian dalam setelah berolahraga adalah hal yang amat penting, akan tetapi sering  disepelekan oleh kebanyakan orang.

Berikut bahaya jika tak segera mengganti pakaian usai berolahraga :

1. Meningkatkan risiko infeksi jamur ragi bagi wanita

Jika Anda seorang wanita yang sangat aktif dan selalu olahraga rutin, Anda harus sering mengganti pakaian dalam setelah berolahraga. Jamur ragi senang tumbuh di lingkungan lembap dan gelap, terlebih bila pakaian dalam terbuat dari bahan sintetis seperti nilon.

Jika pakaian dalam tidak diganti, Anda berisiko mengalami infeksi jamur ragi pada bagian luar maupun dalam vagina.

2. Memicu infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi akibat perpindahan bakteri dari anus ke vagina. Risikonya bahkan lebih tinggi bila Anda sering bersepeda. Guna mencegahnya, Anda disarankan untuk segera mandi dan mengganti pakaian dalam begitu selesai berolahraga. Pastikan seluruh tubuh Anda juga kering seutuhnya.

3. Menimbulkan iritasi

Kebiasaan tidak mengganti pakaian dalam setelah olahraga juga dapat menyebabkan iritasi dan ruam pada lipatan kulit yang disebut intertriginosa. Kondisi ini dapat terjadi di ketiak, perut, bagian bawah payudara, serta selangkangan. Iritasi pada daerah lipatan seringkali disertai dengan infeksi jamur dan bakteri.

4. Menyebabkan masalah kulit

Masalah kulit tidak hanya dapat muncul di wajah, tapi juga selangkangan bila Anda tidak mengganti pakaian dalam setelah olahraga. Keringat, kotoran, dan minyak yang terperangkap pada pakaian dalam akan menyumbat pori-pori, menyebabkan kemerahan dan iritasi, serta meningkatkan risiko infeksi. Hasilnya adalah masalah kulit dan jerawat pada area sensitif Anda.

5. Meningkatkan risiko balanitis pada laki-laki

Jamur ragi dan bakteri aktif berkembang di area selangkangan yang lembap dan gelap. Jika dibiarkan, hal ini dapat memicu peradangan pada kepala penis yang disebut balanitis. Meskipun umumnya terjadi pada pria yang belum disunat, balanitis juga bisa terjadi jika Anda tidak menjaga kebersihan diri. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *