Tahun 2020, NTT Targetkan Pupuk Tidak Langka

Tahun 2020, NTT Targetkan Pupuk Tidak Langka

Kebutuhan pupuk bagi petani di NTT masih jadi permasalahan. Pemprov NTT mengaku masih berusaha mengatasi kelangkaan.

Kelangkaan Pupuk di NTT Selesai Tahun Depan

Konten.co.id (NTT) – Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat menargetkan mulai tahun 2020 tidak ada kelangkaan pupuk bagi para petani di wilayah tersebut. 

“Saya sudah berbicara dengan beberapa pabrik pupuk. Target kami tahun 2020 tidak ada lagi keluhan kelangkaan pupuk,” katanya di Kupang, Dilansir Antara.com, Selasa (12/3/2019).

Ia mengatakan, untuk meningkatkan produktivitas pertanian, pemerintah provinsi telah melakukan kerja sama dengan para produsen pupuk agar penyalurannya tidak terlambat lagi.

Pemerintah daerah, lanjutnya, melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga dapat mengambil peran sebagai penyalur pupuk bagi petani.

“Jadi pemerintahan kami sangat serius untuk membangun sektor pertanian di NTT,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat petani untuk memberdayakan semua lahan yang ada dengan berbagai tanaman pertanian yang bernilai ekonomis.

“Petani harus bisa tanam apa saja untuk kebutuhan sendiri dan dijual, ada jagung, ubi, pisang, kacang-kacangan, semangka, kemiri, menteh, kelor dan termasuk juga ternak sapi,” katanya.

Viktor juga menekankan pentingnya peran BUMD dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar bisa berperan menampung hasil panen petani dengan harga beli yang layak.

Menurutnya, pemerintah punya kewajiban membuat nilai tambah (value added) terhadap berbagai hasil olahan masyarakat dengan bahan baku dari hasi pertanian.

“Bisa dibuat keripik, jus, sabun, pakan ternak dan masih banyak lainnya. Saya juga sudah minta para pengusaha dan pemilik toko untuk memasarkan hasil olahan ini sebagai bentuk motivasi untuk masyarakat kita,” tandasnya. (AI)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *