Protes Migran, Pria di Italia Bajak Bus Sekolah

Protes Migran, Pria di Italia Bajak Bus Sekolah

Protes terhadap kematian migran, seorang pria Italia membajak sebuah bus sekolah. Ia bahkan membakar bus sekolah.

50 Siswa Sekolah Jadi Korban Penculikan Migran Asal Senegal

Konten.co.id (Italia) – Lebih dari 50 anak disandera di bus sekolah oleh sopirnya sebagai bentuk protes kematian para migran Mediterania. Pelaku mengancam tidak akan ada yang selamat kepada anak-anak dan orang tua mereka.

Setelah polisi berhasil membuat bus berhenti, mereka memecahkan kaca belakang bus yang terbakar untuk menyelamatkan 51 anak dan pendamping mereka dari bus.

Dilansir dari Sky News, beberapa korban dirawat di rumah sakit. Sebagian besar mengalami luka dan goresan saat berupaya keluar dari kendaraan. Sedangkan pelaku terkena luka bakar. 

Menurut komandan Luca De Marchis, sopir tersebut merupakan warga negara Italia asal Senegal berusia 40 tahunan. Ia memprotes kematian migran.

Media lokal mengatakan bahwa pelaku sedang diselidiki atas dugaan penculikan, melakukan pembunuhan, pembakaran dan menentang penegakan hukum.

Bus yang membawa 51 siswa merupakan dua kelas dari sebuah sekolah di provinsi Cremona, sekitar 40 kilometer dari Milan, Italia.

Seorang siswa mengatakan kepada media lokal bahwa pengemudi menyita telepon mereka dan memerintahkan penjaga bus untuk mengikat tangan mereka dengan kabel. 

Tetapi seorang siswa berhasil menyembunyikan teleponnya, sehingga ia menelepon orang tuanya dan langsung menelepon layanan darurat polisi untuk meminta pertolongan.

Polisi lalu memasang penghalang jalan untuk memberhentikan bus tersebut ke pagar pembatas. Ketika polisi mulai mengeluarkan para sandera dari bus, pelaku membakar bus tersebut. (RM)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *