Politisi Perempuan Muslim AS Picu Kontroversi

Politisi Perempuan Muslim AS Picu Kontroversi

Politisi perempuan Amerika ini sering membuat cuitan kontroversi.

Omar Kerap Kritik Israel

Konten.co.id (AS) – Perdebatan di dalam Partai Demokrat mengenai tuduhan bahwa salah satu anggota DPR AS telah membuat pernyataan anti-Semitisme telah mengungkapkan keretakan ideologis dalam partai tersebut.

DPR Amerika Serikat telah meloloskan resolusi Partai Demokrat untuk mengutuk anti-semitisme. Islamophobia, dan kefanatikan lainnya. 

Keputusan ini muncul setelah peryataan Ilham Omar, politisi perempuan muslim, yang memicu kontroversi dengan komentar yang menyiratkan pendukung Israel menunjukan kesetiaan ganda dan dikecam oleh beberapa orang sebagai anti-semitisme. Kritikan terhadap Omar datang dari Partai Republik maupun Partai Demokrat, partainya sendiri.

Resolusi tersebut mendapat dukungan 407 melawan 23 dari hasil pemungutan suara pada hari Kamis (7/3/19). Rencana awal untuk resolusi tersebut difokuskan pada anti-semitisme, melawan Islamophobia, dan bentuk-bentuk kefanatikan lainnya.

Resolusi tersebut tidak menyebutkan nama Omar secara langsung. namun, Partai Republik memanfaatkan pernyataan Omar dan konflik intra-partai sebagai suatu keretakan Partai Demokrat.

Ada dua kontroversi yang menjadi penyebab munculnya resolusi tersebut.

Kontroversi pertama adalah cuitan Omar yang mengatakan dukungan untuk Israel adalah “It’s All About the Benjamins (ini semua tentang Benjamin),” merujuk pada lagu Puff Daddy, yang menurut para kritikus hal itu memberi kesan pada pelobi pro Israel American Israel Public Affrairs Committee (AIPAC) membeli politisi AS. Omar kemudian menghapus tweet tersebut dan meminta maaf.

Ketika yang pertama mereda, muncul yang kedua. Ketika kedatangan Omar di toko buku Washington, bersama dengan rekannya Rashida Tlaib mengeluhkan bahwa klain anti-semitisme sering digunakan untuk membungkan kritik terhadap Israel. 

“Saya ingin berbicara tentang pengaruh politik di negara ini yang mengatakan tidak apa-apa bagi orang untuk mendorong kesetiaan kepada negara asing,” ujar Omar.

Pernyataan tersebut mendapat kecaman dari para kritikus Omar. Mereka berpendapat bahwa pernyataan tersebut adalah permainan kiasan anti-semitisme bahwa orang-orang Yahudi Amerika setia kepada Israel atas AS. Omar menentang kebijakan Israel dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang tidak identik dengan anti-semitisme.

Cheney mengeluh bahwa DPR seharusnya “menegur” Omar dan mengeluarkannya dari Foreign Affairs Committee atau Komite Luar Negeri, menentang resolusi tersebut.

Menurut Senator Benie Sanders, anti-setisme penuh dengan kebencian dan berbahaya yang harus ditentang keras di AS dan seluruh dunia. Namun, ia juga mengatakan bahwa kita tidak boleh menyamakan anti-setimisme dengan kritik sah terhadap sayap kanan dari pemerintahan Netanyahu. (FW)

Iman Hidayat
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan