Polda Jabar Bantah Tudingan Mantan Kapolsek Pasirwangi

Polda Jabar Bantah Tudingan Mantan Kapolsek Pasirwangi

Polda Jawa Barat membantah tudingan dugaan untuk mengarahkan anggotanya mendukung pasangan calon tertentu. Mutasi yang dilakukan merupakan hal biasa.

Kabid Humas Polda Jabar Bantah Dugaan Arahkan Anggota Dukung Paslon 01

Konten.co.id (Bandung) – Polda Jawa Barat membantah tudingan mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz terkait dugaan arahan untuk mendukung paslon 01.

“Tidak benar,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Minggu (31/3/2019).

Semua jabatan di tubuh Polri memiliki batasan dan tidak mungkin selamanya. Mutasi tersebut sesuai surat telegram nomor 499/II/Kep?2019 tentang mutasi rutin personel Polri.

Truno menyebut mutasi merupakan hal biasa dalam organisasi. Mutasi juga sebagai penyebaran di tubuh Polri.

“Aturan dalam UU nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian negara RI pada pasal 28 sudah terkandung posisi Polri harus Netral pada ayat 1 dan 2,” katanya.

Semua jabatan di tubuh Polri memiliki batasan dan tidak mungkin selamanya. Mutasi tersebut sesuai surat telegram nomor 499/II/Kep?2019 tentang mutasi rutin personel Polri.

“Yang bersangkutan sudah menjabat lebih kurang hampir 2 tahun dan jabatan adalah amanah.
Yang bersangkutan kembali ke fungsi Direktorat Lalu Lintas sbg salah satu Kepala Unit
di Polda Jabar,” ucapnya.

Sebelumnya, pengakuan mengejutkan datang dari mantan Kapolsek Pasirwangi, Polres Garut yang menyebut dugaan pelanggaran di kesatuannya. AKP Sulman Aziz melaporkan dugaan pelanggaran ke lembaga bantuan hukum Lokataru.

Sulman menyebut pernah mendapat perintah dari atasannya untuk memenangkan Capres 01 Jokowi-Ma’ruf di Pemilu 2019. Sulman mengaku pernah diminta memetakan pemilih di wilayahnya. Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna meminta mendukung pasangan 01 saat menggelar rapat. Jika paslon 01 kalah di wilayahnya, maka diancam mutasi.

“Saya ga tahu apakah perintah itu secara estafet dari atas atau tidak. Yang jelas saya diperintahkan oleh beliau (Kapolres Garut). Kami diperintahkan mendukung paslon 01 dan ada ancaman juga kalau seandainya paslon 01 di wilayah masing-masing kalah,” ucap Sulman saat menggelar konferensi pers di Kantor Lokataru, Rawamangun, Jakarta Timur. (FW)

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *