Pesisir Jabar Selatan Aman Bagi Wisatawan

Pesisir Jabar Selatan Aman Bagi Wisatawan

BMKG sempat memprediksi akan terjadi gelombang tinggi pada tanggal 11-14 Maret 2019 di pesisir Jabar Selatan namun nampaknya hal itu sama sekali tak terjadi.

Prakiraan BMKG Meleset, Pesisir Jabar Selatan Aman untuk Wisatawan

Konten.co.id – Sejak himbauan dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait akan terjadinya gelombang tinggi, kondisi pariwisata di sepanajang pesisir Jawa Barat (Jabar) Selatan nampak lengang dari wisatawan. Padahal, di sepanjang pesisir tak ada kejadian apa-apa.

Kondisi air laut pun nampak tenang seperti hari-hari biasanya. Para wisatawan lokal pun, nampak menikmati keindahan alam di sepanjang pesisir Jabar Selatan.

“Ga ada apa-apa kok. Situasinya aman,” kata Rini Kartini (24) salah seorang pengunjung di Pantai Manalusu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (14/3/2019).

Rini mengaku sangat menikmati keindahan alam Pantai Jabar selatan karena ciri khasnya yang masih alami. Bahkan dirinya pun mengaku kagum dengan hamparan pasir putih dan keasrian sepanjang pantai Jabar Selatan.

Pelaku usaha dan nelayan dirugikan dengan pernyataan BMKG yang mengeluarkan pemberitaan disejumlah media terkait akan terjadinya gelombang tinggi di sepanjang besisir Jabar Selatan.

“Di sini pantainya masih asri. Buatan alam. Jadi bagus untuk foto-foto,” ujar wisatawan yang mengaku datang dari Bekasi ini.

Sementara itu, salah seorang pelaku usaha di objek wisata Pantai Garut Selatan, Bayu (38), mengaku sangat terganggu dengan pernyataan BMKG yang menyebutkan akan terjadi gelombang setinggi 5 meter. Padahal sejak tanggal 11-14 Maret sama sekali tak terjadi apa-apa.

Pernyataan itu, dinilainya sangat merugikan pelaku usaha di pesisir Jabar Selatan. Bahkan menurutnya, akibat pernyataan BMKG itu, omzet kunjungan wisatawan terhadap penginapan yang dikelolanya mengalami penurunan.

“Tentu saya dan pelaku usaha lainnya dirugikan. Kunjungan ke objek wisata mengalami penurunan,” ungkapnya kepada Konten.co.id.

Bayu berharap, pemerintah dan BMKG jangan asal mengeluarkan pemberitahuan tanpa ada kajian mendalam. Pasalnya akan merugikan banyak pihak.

Bayu menandaskan, pesisir Jabar Selatan khususnya pantai Garut Selatan aman untuk dikunjungi wisatawan. Pasalnya sampai saat ini, pernyataan BMKG yang memprediksi akan terjadi gelombang tinggi sama sekali tidak terbukti.

Diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi terjadinya gelombang tinggi pada 11-14 Maret 2019 di sepanjang pesisir Jabar Selatan. Peringatan ini dikeluarkan mengingat bahayanya gelombang yang mencapai 5 meter.

“Kita harus mengeluarkan peringatan dini untuk mencegah terjadi korban. Warga dan pengunjung pesisir Jabar Selatan harus waspada,” kata Prakirawan BMKG Bandung Muhammad Iid, Sabtu, 9 Maret 2019.

Muhamad Iid mengatakan, puncak gelombang tertinggi akan terjadi Senin 11/3/2019 ketinggian gelombang mencapai 5 meter. Sementara di tanggal 12-14 gelombang masih tinggi tapi tidak sampai 5 meter.

“Kalau Senin tanggal 11 gelombang bisa sampai 5 meter. Kemudian pada 12-14 ketinggiannya mencapai 3-4 meter,” ucap Iid.

Dijelaskan Iid, gelombang tinggi di pesisir selatan disebabkan oleh adanya aktivitas alam di sekitar Samudera Hindia. Sehingga memicu kondisi gelombang yang relatif tinggi.

Jadi kata Iid, di tanggal itu, lebih baik jangan dulu beraktivitas di tepi pantai Jabar Selatan. Pasalnya, dikhawatirkan ada gelombang tinggi menerjang.

“Lebih baik waspada. Jangan beraktivitas dulu di tepi pantai Jabar Selatan,” pungkasnya. (MHI)***

Ahmad
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *